Binsar Marolop Simanjuntak, Sembuh Dari Infeksi Kulit (Eksim) Selama 17 Tahun di KPPI Jakarta

Awal pertama kali saya sakit pada tahun 2001. Ada bintik merah kecil seperti jerawat di jari manis tangan kanan saya dan terasa sangat gatal sekali. Sekitar seminggu saya tidak tahan dengan rasa gatalnya. Saya berobat ke dokter  di daerah Pondok Kelapa. Setelah diperiksa, dokter menyatakan saya sakit eksim. Saya diberi obat salep dan obat yang diminum. Namun sampai semua obat habis, rasa gatalnya tidak kunjung sembuh. Malah bintik merah seperti jerawat di jari saya bertambah semakin parah bahkan sampai ke kaki saya. 

Kondisi sakit eksim saya seperti sakit kusta dimana kulit tangan dan kaki saya mengelupas serta mengeluarkan nanah dan darah, bahkan saya sulit berjalan sampai harus menyeret badan saya seperti ngesot untuk bergerak ke sana kemari. Lukanya bengkak, sangat bau dan gatal luar biasa.

Saya sempat berpikir penyakit saya bukan penyakit biasa dan memutuskan pergi berobat ke orang pintar, tidak jauh dari tempat tinggal saya. Waktu itu saya mengalami perubahan khususnya di bagian tangan saya, tetapi di bagian kaki  tidak mengalami perubahan apapun.

Saya terus bertahan dengan penyakit saya. Kaki dan tangan saya berkoreng, kulit sudah tidak terlihat normal lagi, seperti kulit ayam yang dipanggang.  Saat yang paling menderita sekali adalah di malam hari karena gatalnya sangat mengganggu. 

Tahun demi tahun, saya sangat menderita dengan rasa gatal yang luar biasa.  Bagian tangan yang tadinya sudah agak sembuh sejak dari orang pintar mulai kambuh lagi, ditambah bagian kaki bertambah parah, mengeluarkan nanah dan bau yang amat tidak enak. Saya merasa minder kalau bertemu orang dan sering menghindar. 

Saya kembali pergi berobat ke dokter spesialis di salah satu RS di Pondok Kopi dan hasil diagnosa dokter menyatakan kembali bahwa saya sakit eksim. Sekitar 4 kali saya berobat jalan di RS tersebut dan mengkonsumsi obat dari dokter, tetapi tetap tidak ada perubahan.

Akhirnya saya putuskan untuk berobat lagi ke orang pintar sampai berkali-kali hingga terakhir ditahun 2018 dan dikasih minyak untuk dioleskan setiap hari dibagian penyakit saya ini.

Pada tgl 11 Oktober 2018, ketika saya sedang duduk di lantai teras rumah saya, sambil mengobati penyakit di tangan dan kaki saya,  datanglah seorang hamba Tuhan menyapa saya dan memberikan undangan KPPI. 

Waktu itu, hamba Tuhan tersebut bertanya kenapa  dengan kaki saya. Saya sampaikan kalau saya mengalami sakit eksim. Lalu hamba Tuhan itu, menanyakan kesediaan saya mau untuk didoakan dan saya pun mau.

Dua minggu kemudian, pada tgl 23 Oktober 2018 hamba Tuhan itu datang lagi ke rumah saya dan saya sedang mengobati kaki saya dengan minyak dari orang pintar. Untuk kedua kalinya saya didoakan dirumah dan diundang lagi ke KPPI. Saya merasa tersentuh dan dengan yakin saya katakan mau ikut KPPI. Saya juga memutuskan berhenti memakai minyak dari orang pintar dan bertekad minta kesembuhan dari Tuhan saja.

Pada hari Kamis,  25 Oktober 2018, saya dijemput untuk datang ke KPPI dengan kondisi sakit eksim yang sangat gatal, tetapi ada iman di hati saya bahwa saya pasti akan sembuh di sana.

Saat di KPPI, saya sungguh-sungguh datang kepada Tuhan. Saya kembali merasakan kasih Tuhan setelah bertahun-tahun tidak pernah ke gereja. Ketika mendengarkan Firman Tuhan, saya juga semakin yakin Tuhan Yesus akan menyembuhkan saya. 

Sewaktu doa kesembuhan, saya maju ke depan dan didoakan seorang hamba Tuhan. Namun, belum terlihat terjadi kesembuhan. Lalu saya duduk, tetapi ada rasa yang berbeda pada tangan saya, seperti sebuah aliran dan saya tidak lagi merasakan sakit.

Sepulang dari KPPI, keesokan paginya saat bangun tidur saya terkejut melihat semua luka eksim di kaki dan tangan saya menjadi kisut serta mengering. Saya dan istri saya terheran-heran. Saya katakan kepada istri bahwa ini mujizat kesembuhan dari Tuhan melalui doa di KPPI. 

Saya sangat bersyukur atas kesembuhan yang Tuhan berikan. Hingga pada KPPI berikutnya tanggal 08 November 2018, sakit saya tidak pernah kambuh lagi  dan saya pun datang kembali ke KPPI dengan penuh kerinduan. Kemudian setelah doa kesembuhan, saya bersaksi naik ke panggung menyaksikan kuasa mujizat Tuhan bahwa saya sudah benar-benar sembuh total. Semua eksim yang sangat gatal serta bernanah seperti luka sudah kering.

Puji Tuhan sampai hari ini, kesembuhan dari Tuhan Yesus sungguh nyata saya alami dan tidak pernah kambuh lagi. 

Film kesaksian kesembuhan ini dapat disaksikan di :

SHARE