KPPI PUSAT 15 AGUSTUS 2019 : PERCAYALAH KEPADA ANAK ALLLAH YANG HIDUP

Tuhan Menyatakan Kemuliaan Bagi UmatNya

Kembali KPPI (Kebaktian Pujian dan Penyembuhan Ilahi) diadakan di Auditorium Gedung Pertemuan Advent, Jl. MT Haryono Kav 4-5, Tebet, Pancoran, Jakarta Selatan pada hari Kamis, 15 Agutus 2019. Kebaktian ini juga disiarkan secara langsung melalui program Live Streaming di Facebook. Selain itu ada beberapa kelompok yang berkumpul dan beribadah untuk menyaksikan ibadah Live Streaming di berbagai kota di Indonesia.

Ibadah diawali dengan diputar film pendek mengenai perjalanan pelayanan KPPI selama 25 tahun. Film ini merupakan kompilasi dari cuplikan kebaktian dari sejak pertama diadakan pada tahun 1993 hingga tahun 2018. Tuhan tidak pernah berhenti bekerja menyatakan mujizatNya. 

Seluruh yang hadir bersukacita saat memuji Tuhan. Pemimpin pujian mengatakan bahwa mujizat yg besar adalah ketika Yesus masuk dalam hati manusia. Semua mengangkat tangan meninggikan Tuhan. Sebuah  film kesaksian  ditayangkan mengenai seorang anak perempuan yang disembuhkan dari sakit pada bagian dada karena benturan. 

Jemaat diajak membaca dengan keras ayat dari Matius 15:30-31 Kemudian orang banyak berbondong-bondong datang kepada-Nya membawa orang lumpuh, orang timpang, orang buta, orang bisu dan banyak lagi yang lain, lalu meletakkan mereka pada kaki Yesus dan Ia menyembuhkan mereka semuanya. Maka takjublah orang banyak itu melihat orang bisu berkata-kata, orang timpang sembuh, orang lumpuh berjalan, orang buta melihat, dan mereka memuliakan Allah Israel. 

Jemaat dibangkitkan imannya untuk terus percaya pada kuasa Tuhan Yesus. 

Kembali sebuah film kesaksian kesembuhan ditayangkan. Seorang ibu  disembuhkan Tuhan Yesus dari sakit stroke yang mengakibatkan setengah tubuhnya lumpuh setelah didoakan di KPPI pada tahun 2015 hingga tahun 2016. Seluruh jemaat bertepuk tangan, takjub melihat bagaimana Tuhan melakukan mukjizat kesembuhan yang luar biasa.  

Sebelum firman Tuhan disampaikan, jemaat diajak menyembah Tuhan dan mengangkat hati berserah dan percaya penuh kepada Tuhan.  Terlihat tangan-tangan yang terangkat menyembah Tuhan. 

Yesus Gambaran Allah Datang Bagimu

Pdt. Jacob Sumbayak maju dan  memimpin jemaat berdoa. Siapakah yang melepaskan kita dari segenap dosa dan kesalahan, pada siapa jiwa kita tenang? Hanya Tuhan Yesus. Kitalah yang sering melupakan Tuhan. Marilah kita berseru kepada Tuhan, memohon pengampunan dan pertolonganNya. 

Firman Tuhan disampaikan dari Lukas 8:28-34

Laki-laki ini dirasuk setan, tinggal di pekuburan dan sudah lama tidak berpakaian. Ketika melihat Tuhan Yesus, setan di dalam orang ini takut pada Tuhan Yesus. Setan ini tahu bahwa Yesus memiliki kuasa untuk menyiksanya, untuk memerintahkannya ke jurang maut. Jadi jangan takut pada setan ataupun kuasa kegelapan karena mereka semua takut pada Tuhan Yesus. 

Jika kita melihat Yesus, maka kita harus tahu bahwa Ia adalah gambaran Allah Bapa yang mengasihi kita.

Kolose 1:19 Karena seluruh kepenuhanAllah berkenandiam di dalam Dia

Allah Bapa mengasihi kita karena itu Ia mengirimkan Yesus. Jangan takut pada setan, tapi mari beriman, sebab segala kuasa kegelapan itu takluk pada nama Yesus. Yesus adalah Tuhan yang berkuasa. Angin ribut diredakan. Siapa yang sanggup meredakan gelombang yang tinggi? Gelombang itu taat pada Tuhan Yesus. Yesus adalah Tuhan yang datang dari surga. Dia adalah Anak Allah yang mau lahir di kandang domba dan mati bagi kita semua. Ketika kita melihat Yesus, kita melihat kuasa Allah Bapa dan kasih Bapa bagi kita. Di dalam Yesus berdiam seluruh kepenuhan keAllahan. 

Tantangan diberikan bagi jemaat yang mau percaya kepada Tuhan Yesus dan menerima Dia menjadi Tuhan dan Juruselamat. Mereka bangkit berdiri dan mengangkat tangan. Hanya Yesus yang sanggup memberikan kedamaian, yang tidak akan pernah diberikan oleh dunia ini. Hanya Yesus yang akan menjawab segala iman kita. Percaya padaNya, darahNya menghapuskan segala dosa dan kesalahan kita. 

Tuhan Pembuat Mujizat Bekerja Menyembuhkan

Susan Sumbayak maju dan mengundang siapa saja yang memiliki masalah dengan telinga untuk maju ke depan. Nampak beberapa orang maju ke depang. Seorang bapak dengan masalah  telinga yang mendengung disembuhkan. Tuhan bekerja menyatakan kuasaNya

Tibalah saat doa kesembuhan dinaikkan bagi semua yang sakit. Para hamba-hamba Tuhan dari berbagai gereja dan tim KPPI maju ke depan bersiap mendoakan  yang sakit. Semua yang sakit diundang maju ke depan. Setelah doa kesembuhan dinaikkan, para pendoa dipersilahkan menghampiri dan mendoakan yang sakit satu persatu. 

Pdt. Daniel JS memimpin doa kesembuhan bagi semua yang sakit
Banyak yang sakit maju dengan pengharapan beroleh mujizat kesembuhan

Tuhan bekerja dan menyatakan mujizatNya. Seorang bapak disembuhkan dari tuli telinga  dan perut sebelah kiri nyeri  selama 10 bulan. Seorang ibu disembuhkan dari   tangan kanan nyeri selama 2 bulan.  Seorag bapak sembuh dari sakit pinggang selama 2 minggu. Seroang ibu disembuhkan dari kolesterol dan asam urat beberapa bulan.  Seorang ibu disembuhkan dari sakit  ginjal selama  2 bulan. Seorang ibu sembuh dari nyeri dada selama 2 tahun.  Seorang bapak yang  kurang mendengar selama 5 tahun disembuhkan. Seorang anak muda yang mengalami pusing selama 3 tahun disembuhkan. Seorang bapak yang sakit lambung selama 4 tahun disembuhkan. 

Disembuhkan Dari  Gangguan Pendengaran

Mujizat Tuhan  juga bekerja bagi mereka yang menyaksikan Live Streaming KPPI. Seorang ibu di Bangka Belitung disembuhkan dari sakit pinggang selama 3 tahun. Seorang ibu yang sakit ginjal di Pontianak merasakan kesembuhan. Seorang ibu lainnya di Pontianak juga disembuhkan dari radang lambung. Seorang bapak di Palu mengalami kesembuhan dari sakit jantung. Seorang anak muda di Kupang disembuhkan dari sakit di kaki kiri selama 10 tahun. 

Sebuah tantangan juga diberikan bagi semua yang rindu melayani Tuhan. Mereka yang mengangkat tangan diminta maju dan didoakan.

KPPI adalah pelayanan yang bersifat interdenominasi dan diselenggarakan sejak tahun 1993 oleh Gereja Pusat Pantekosta Indonesia (GPPI) Pondok Daud Jakarta. 

Ibadah ditutup dengan sebuah pesan agar semua yang hadir kembali ke gereja masing-masing dan giat melayani, menjadi berkat di sana.

SHARE