Sekretariat Pusat Niaga Roxy Mas Blok E - I No.14 - 15, Lantai 3
Jakarta 10150
Telp. : (021) 631 - 6416
Fax . : (021) 632 - 6433
E-Mail:
info@kppi.or.id
KPPI - Chapter Grogol & Tangerang Kamis, 24 Juni 2010 | See More Photo
Puji Tuhan , Tuhan mengerjakan sesuatu yang spesial pada KPPI gabungan chapter Grogol dan Tangerang, yang diadakan pada hari Kamis, 24 Juni 2010 bertempat di Graha Penuai, Daan Mogot, Jakarta Barat.
Pada Pk. 18.00 WIB, terlihat Jiwa-jiwa mulai berdatangan dari tiap wilayah di Jakarta Barat dan Tangerang. Mereka datang dengan perjuangan mereka melawan sakit yang mereka rasakan. Ada yang mengalami sakit pada kaki sehingga sulit berjalan tapi mereka berusaha menaiki tangga , ada yang dikursi roda, dll. Kursi-kursi yang tadinya kosong mulai terisi dan akhirnya menjadi penuh dengan jiwa-jiwa.
Dimulai dengan puji-pujian, dimana Imam Pujian dan Penyembahan mengajak seluruh jemaat untuk datang ke hadirat Tuhan dengan hati yang bersukacita karena Tuhan hadir di tempat ini. Imam Pujian mengatakan bahwa ketika mereka sedih dan orang yang ada di sekeliling mereka meninggalkan mereka, sesungguhnya Tuhan selalu menemani akan mereka dan tahu apa yang mereka rasakan. Jemaat menyanyikan pujian “ada satu sobatku yang setia” dengan iman dan sukacita, terlihat tangan-tangan yang diangkat, tepuk tangan dan pengharapan pada mata mereka.
Film kesaksian kesembuhan ditayangkan, kesaksian dari seorang ibu dari Sukoharjo bernama ibu Maria, yg disembuhkan dari tulang belakang yang hancur akibat terjatuh dari lantai atas. Sungguh Tuhan kita luar biasa, Ibu Maria yang sudah divonis dokter akan tetap lumpuh, ternyata disembuhkan. Kesaksian ini membangkitkan iman jiwa-jiwa yang datang, yang kebanyakan juga mengalami sakit pada pergerakan seperti sakit pengapuran, patah tulang, dll.
Sebelum Firman Tuhan disampaikan, Jemaat menyanyikan pujian “KasihMU Bapa Lembutkan Hatiku”. Tuhan Yesus sudah membuktikan kasihNya.Tiada yang kurang anugerah Tuhan bagi mereka yang percaya dan berharap pada Tuhan.
Firman Tuhan di sampaikan oleh Pdt Andreas, dari Lukas 5 : 12 - 14, mengenai Yesus yang menyembuhkan seorang yang sakit kusta. Pada zaman dahulu, seorang yang sakit kusta dipandang najis, mereka tidak dapat bercampur dengan orang lain. Kalau mereka lewat, mereka harus berteriak najis, najis, supaya orang-orang menghindar darinya, tetapi Orang kusta ini memberanikan dirinya untuk datang pada Yesus, dan Yesus menyembuhkannya. Demikian Tuhan mau kita sembuh, Tuhan mau kita berubah, dan Tuhan mau kita diberkati. Kita hidup di muka bumi ini, bukan hanya sekedar hidup tetapi Tuhan ada bersama kita.
Firman Tuhan di lanjutkan dari Matius 7 : 8 - 10 mengenai hal pengabulan doa. Pdt.Andreas menyampaikan bahwa sebagai manusia, ketika anak kita sakit, kita pasti merasa kasihan pada anak kita dan ingin dia sembuh. Demikian juga Tuhan, ketika kita minta roti maka Tuhan tidak akan memberikan kepada kita batu. Mana ada orang tua yang mau kaki anaknya patah atau anaknya sakit kanker? Sama seperti itu Tuhan juga tidak mau hal itu terjadi pada kita,Tuhan mau menyembuhkan saudara. Ketika Tuhan Yesus melihat Maria menangis karena kematian Lazarus, maka Yesus juga ikut menangis. Tuhan juga bersedih ketika kita sakit dan menderita, Dia mengerti isi hati kita dan apa yang kita rasakan. Percayalah bahwa Tuhan sangat mengasihi kita , Dia tidak jauh.
Pdt. Andreas mengajak setiap jemaat yang mau percaya pada Yesus , untuk bangkit berdiri dan berdoa menerima Yesus dan juru selamat. Banyak jemaat yang berdiri, mereka berdiri dan berdoa menyatakan komitmen mereka untuk percaya pada Tuhan Yesus.
Sebelum doa kesembuhan, setiap jemaat yang sakit diundang maju ke depan. Pdt. Andreas berkata, mari pandang pada Yesus, minta apa saja, minta kesembuhan sekarang. Suasana pada saat itu begitu haru, melihat setiap jiwa itu masing-masing berseru pada Tuhan, mereka menangis dan meminta Tuhan menyembuhkan mereka.
Ev. Evy mengundang setiap mereka baik yang di depan maupun yang ada di kursi, bagi mereka yang mau untuk melayani Tuhan untuk mengangkat tangan mereka. 46 jiwa mengangkat tangan mereka sebagai komitmen bahwa mereka mau melayani Tuhan. Salah satunya adalah seorang Ibu yang telah kehilangan suami dan anaknya pada saat gempa di Padang. Kesedihan dan kesusahan tidak membuatnya kecewa pada Tuhan, tapi dia memutuskan mau melayani Tuhan.
Kemudian tiap hamba-hamba Tuhan bergerak untuk mendoakan jiwa-jiwa yang sakit. Puji Tuhan malam itu mujizat terjadi, hal-hal yang luar biasa Tuhan kerjakan di tengah umatNya. Ada 14 orang yang menyaksikan kesembuhannya. mereka disembuhkan berbagai penyakit, dari sakit kanker tulang, mata rabun, diabetes, lever, sesak nafas,lambung, penyumbatan pembuluh darah, patah tulang, leher kram, pengapuran, tidak bisa jongkok, sakit pinggang, sakit pada bagian kaki dan lutut, dan lainnya.
Kesaksian yang luar biasa juga datang dari seorang ibu yang disembuhkan dari sakit luka bakar pada kedua kakinya. Ibu ini datang pada KPPI chapter Grogol pada bulan Mei 2010, ketika didoakan dia merasakan ada sesuatu yang hangat pada kedua kakinya yang masih diperban. Sesudah pulang, beberapa hari kemudian, ibu ini kembali pada dokter. Dokter membuka perban pada kakinya, dan dia menyaksikan bahwa luka pada kedua kakinya sudah kering, tidak ada bekas luka, tidak merasa sakit lagi. Dokter dan susterpun dibuat kagum dengan apa yang terjadi. Pada KPPI kemarin ibu ini datang untuk menyaksikan kesembuhannya, dan dia sudah dapat berjalan dengan normal.
Demikian malam itu, mujizat terjadi. Sekali lagi menunjukkan pada tiap kita bahwa Tuhan sangat baik, berbahagialah kita dapat menyaksikan terus kebaikanNya pada semua orang.. Segala kemulian dan hormat dan kuasa adalah bagi Tuhan, kekal untuk selamanya...