Fajar : Sembuh Dari Sakit Lever di KPPI 25 Juli 2002.

Tuhan Yesus tidak pernah berubah. Kuasa-Nya selalu bekerja bagi mereka yang percaya kepadaNya.

Mujizat kesembuhan berikut dialami oleh Fajar, 8 tahun, yang telah disembuhkan Tuhan Yesus dari sakit lever.

Peristiwa ini bermula ketika pada bulan Maret 2002 Fajar mengalami demam. Suhu tubuhnya tinggi sekali. Jika minum obat penurun panas, maka demamnya berkurang. Tetapi setelah reaksi obat hilang, suhu tubuhnya naik kembali. Nafsu makannya berkurang dan ia selalu merasa mual, sehingga setiap makanan yang masuk akan dimuntahkan kembali. Akibatnya, berat badannya semakin menyusut dari 20 kg menjadi hanya 8 kg. Tinggal tulang berbalut kulit.

Ia merasa lemas, cepat lelah dan sama sekali tidak kuat untuk berdiri. Untuk melakukan kegiatan sehari-hari, ia harus dibantu oleh orang tuanya. Akhirnya orang tuanya membawanya ke rumah sakit. Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa Fajar mengalami penyakit gejala lever. Lima bulan kemudian, kondisi kesehatannya semakin memburuk, perutnya membesar, jantung dan paru – parunya terasa sakit.

Pada bulan Juli 2002, dokter menyatakan bahwa penyakit lever yang dideritanya sudah parah. Dokter memvonis bahwa Fajar hanya dapat bertahan hidup kurang lebih 1 minggu saja, karena tiga perempat bagian dari levernya sudah rusak. Mendengar perkataan dokter itu, orang tuanya menjadi sedih dan putus asa.

Pulang dari RS, tetangganya yang pernah datang ke KPPI (Kebaktian Pujian & Penyembuhan Ilahi) menceritakan tentang KPPI (Kebaktian Pujian & Penyembuhan Ilahi) yang diadakan di daerah Pancoran, Tebet. “Berbagai jenis penyakit dapat disembuhkan di sana,“ kata tetangganya tersebut.

Mendengar kesaksian tetangganya maka sang ibu menetapkan hati untuk membawa anaknya ke KPPI. Mengingat hari itu, Kamis, 25 Juli 2002, adalah hari KPPI, maka ibunya menyiapkan Fajar untuk pergi ke KPPI.

Ketika ibunya melihat seorang Hamba Tuhan sedang menjemput tetangganya untuk dibawa ke KPPI, maka dengan penuh keberanian dia mendekati hamba Tuhan tersebut dan bertanya, “Apakah saya dan anak saya boleh ikut ke KPPI?” Tentu saja permintaannya tidak ditolak dan akhirnya mereka pun berangkat bersama-sama. Sang ibu pergi dengan keyakinan, “Mujizat pasti terjadi pada anak saya.”

Di KPPI Fajar dan ibunya menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan juru selamat pribadi mereka. Perubahan terjadi. Setelah didoakan di KPPI, Fajar yang sebelumnya harus digendong karena sudah tidak kuat berjalan seketika itu juga dapat berjalan kembali. Haleluya !

Tujuh bulan kemudian, dia kembali datang ke KPPI dan menyaksikan bahwa dia telah sembuh total. Ia telah dapat bersekolah kembali dan bermain – main dengan riang gembira.

Mujizat kesembuhan masih terus berlangsung sampai dengan hari ini. Haleluya !

Di atas kayu salib, Tuhan Yesus telah menanggung segala dosa dan sakit penyakit kita.

Hari ini terimalah anugerah kesembuhan yang disediakan oleh Allah bagi saudara.

SHARE