KPPI Pusat 28 Januari 2016: Berbahagialah yang Miskin di Hadapan Allah

KPPIjan216 (1)

Kebaktian Pujian dan Penyembuhan Ilahi (KPPI) yang pertama di tahun 2016 berlangsung pada hari  Kamis lalu, 28 Januari 2016. Kebaktian ini selalu menyampaikan berita bahwa Yesus Kristus, memberikan kelepasan dari ikatan dosa dan segala sakit penyakit.
Pujian dan penyembahan dinaikkan dengan sungguh-sungguh  mewarnai kebaktian ini.  Sebuah film kesaksian kesembuhan yang terjadi di event Pray for Palu ditayangkan, semua yang menyaksikan  dibangkitkan imannya melihat mujizat yang terjadi.
Jemaat diajak untuk membaca bersama-sama Matius 4:23-24, satu pengakuan iman bahwa Tuhan akan menjamah jemaat yang sakit.
Selanjutnya film kesaksian kesembuhan yang kedua ditayangkan sekaligus cuplikan kotbah Pdt. Jacob Sumbayak yang diambil dari Matius 8 : 1-45  mengenai seorang perempuan sakit pendarahan selama 12 tahun yang sangat beriman beroleh kesembuhan dari Tuhan Yesus. Dengan sekuat tenaga ia berjuang untuk bertemu dan berbicara kepada Tuhan Yesus. Karena begitu banyak orang berkerumun maka ia hanya dapat menjamah jubah Tuhan Yesus. Imannya berkata bahwa hanya dengan menjamah jubahNya saja dia akan sembuh.  Seketika itu sembuhlah dia. Allah bukan saja sanggup menyembuhkan tetapi juga mengampuni segala dosa.  Kita tidak dapat membayar hutang dosa kita dan  tertuduh karenanya. Kita tidak dapat keluar dari dosa kita, tetapi darah Yesus sanggup mengampuni segala dosa kita. Yesus sanggup mengubah hati kita.
Film kesaksian kesembuhan yang ditayangkan adalah mengenai Ibu Hermin Sumampouw yang disembuhkan dari sakit vertigo di KPPI 29 October 2015 lalu. Mujizat terjadi bagi yang menaruh iman penuh kepada Tuhan Yesus.
KPPIjan216 (3)
Hamba Tuhan, Pdt. Jacob Sumbayak, maju ke depan. Firman Tuhan diambil dari Matius 5:1 “Ketika Yesus melihat orang banyak itu, naiklah Ia ke atas bukit dan setelah Ia duduk, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya. Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: “Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.”

Disampaikan bahwa berbahagia yang dikatakan firman Tuhan bertolak belakang dengan definisi berbahagia dari dunia. Kita dapat memilih mau berbahagia dengan cara Firman  Tuhan atau dunia. Acapkali kita ingin keduanya.
Tuhan berkata berbahagialah mereka yang miskin di hadapan Allah. Miskin disini bukan berarti tidak punya harta atau uang.  Pertanyaannya adalah bagaimana kita dapat miskin di hadapan Allah? Yaitu kita tidak boleh kaya di hadapan Allah seperti kita punya ambisi, punya banyak keinginan sendiri, banyak kemauan. Yang Tuhan inginkan adalah kita menyadari bahwa kita ini kecil di hadapan Allah yang maha besar. Kalau kita masih bisa hidup, makan, bernafas dan berjalan itu semua karena pertolongan Tuhan. Tidak ada yang kita pertahankan di hadapan Tuhan bahkan kita tidak punya obsesi atau keinginan apapun terhadap dunia. Orang seperti inilah yang empunya Kerajaan Sorga.,
Orang yang tahu bahwa semua berkat datang dari Tuhan. Orang yang tidak memiliki ambisi apa-apa kecuali mengasihi Tuhan dan orang seperti ini dikatakan mengasihi Tuhan dan berbahagia bukan versi dunia tetapi versi berbahagia di hadapan Tuhan yang benar. Bagaiman caranya? Dengan miskin di hadapan Tuhan dan memiliki hati berserah kepada Tuhan.  Memandang bahwa Tuhan itu besar dan kita kecil. Orang yang berserah dan tahu tidak bisa melakukan apapun tanpa Tuhan. Biarlah kita memandang bahwa Tuhan adalah pemilik dan sumber kehidupan kita.  Kita tidak ada apa-apanya di hadapan Dia yang maha besar.
Jika kita percaya kepada Tuhan Yesus maka kita akan memiliki Kerajaan Sorga. Yang dicari orang adalah kebahagiaan.  Harta tidak dapat memberikan kebahagiaan. Tetapi kepercayaan kepada Tuhan akan membuat kita berbahagia. Yesus datang supaya kita hidup dan berkelimpahan di dalam kasih dan kebahagiaan di dalam Dia. Berkelimpahan karena cinta Tuhan ada dalam kita. Penyertaan Tuhan ada dalam kita.
Karena begitu besar kasih Allah bagi kita sehingga Dia datang ke muka bumi dan mati di kayu salib supaya kita memperoleh hidup kekal. Maka kita menjadi manusia surgawi.  Menjadi anak Allah yang memiliki hidup kekal bersama Bapa di surga. Hendaklah kita jangan pertanyakan atau complain  kepada Tuhan. Tetapi lihatlah bahwa Dialah pencipta langit dan bumi yang mau mati di kayu salib untuk kita. Sehingga kita disebut anakNya dan berbahagia. Biarlah kita yang lesu dan berbeban berat datang kepada Dia. Dialah jawaban bagi kita. 

Firman Tuhan dilanjutkan oleh Susan Sumbayak. Disampaikan bahwa bagaimanapun keadaan sakit kita, Yesuslah jawabannya. Dialah satu-satunya jalan. Suatu kali kita akan berjumpa dengan Dia. Dia memiliki rencana bagi kita dan berjanji bahwa oleh bilur-bilurNya kita disembuhkan. Mungkin yang kita tahu adalah ketika berbuat baik maka kita masuk surga. Tapi apakah sama dengan yang diperbuat Kristus bagi kita? Semua perbuatan baik kita adalah seperti sampah. Namun Yesus mati bagi kita, supaya dengan iman kita dapat masuk surga. Dengan Yesus kita melakukan yang baik sebab tak ada seorangpun dapat berlaku baik seperti Dia.
KPPIjan216
Dalam suasana penyembahan, jemaat yang mengalami sakit pada tangan kanan atau kiri  diminta maju ke depan untuk didoakan.
Para konselor dan hamba-hamba Tuhan dari berbagai gereja diminta maju ke depan untuk mendoakan yang sakit. Doa kesembuhan dinaikkan secara bersama-sama. Baru seluruh konselor dipersilahkan mendoakan semua yang sakit satu persatu. Nampak dengan sungguh-sungguh semua menaikkan doa. Tuhan bekerja dan menjawab doa-doa yang dinaikkan. Mujizat kesembuhan terjadi.
Berbagai sakit disembuhkan. Seorang ibu  disembuhkan  dari sakit kanker usus selama 5  tahun, seorang bapak disembuhkan dari sakit kepala selama 21 tahun, seorang bapak disembuhkan dari sakit pada tangan kiri selama 2 minggu dan penglihatan kabur, seorang ibu disembuhkan dari sakit alergi selama 6 bulan, seorang bapak disembuhkan dari sakit paru-paru selama 8 bulan, seorang bapak disembuhkan dari sakit batuk selama 1 tahun, seorang anak disembuhkan dari kaki kiri sakit saat berjalan selama 1 bulan, seorang bapak disembuhkan dari sakit stroke tangan kanan lemah selama 7 bulan, seorang bapak disembuhkan dari sakit sesak nafas dan rematik selama 2 tahun, seorang bapak disembuhkan dari sakit pinggang selama 1 tahun, seorang bapak disembuhkan dari sakit pada dada selama 26 tahun, seorang ibu disembuhkan dari sakit gangguan syaraf dan mata yang perih selama 2 tahun, seorang bapak disembuhkan dari sakit pada bagian pinggul belakang sejak kecil, seorang bapak disembuhkan dari sakit darah tinggi.
Sungguh luar biasa pekerjaan Tuhan pada malam itu. Alangkah ajaib dan besarnya Allah. KasihNya selalu dinyatakan bagi umatNya di Jabodetabek. Terpujilah Tuhan.