Costatinus Damamain – Sembuh dari Buta, KPPI, 29 Oktober 2015

Kembali Tuhan menyatakan kasih setiaNya bagi umatNya. Dinyatakan melalui mujizat yang dialami oleh Bapak Costatinus Damamain yang disembuhkan dari sakit Diabetic Retinopathy Mata Kanan Kiri. Awalnya di tanggal 10 Juli 2015, setelah buka puasa  bersama dengan teman teman di kantor dan tiba di rumah, dia melihat tembok seperti warna warni melihat lampu warnanya merah. Istrinya menyarankan untuk ke rumah sakit. Dan di rumah dia hanya menangis dan berdoa saja. Dia membayangkan tidak berharga lagi karena sudah buta. Setelah periksa ke dokter, hasil gula darahnya tinggi dan dia didiagnosa menderita Diabetic Retinopathy Mata Kanan Kiri.

Dari hasil rontgent dia mengalami kebutaan, ada gumpalan gumpalan darah dimata dan tidak dapat disembuhkan, dokter menyarankan untuk disuntik pada retina mata, dia tidak mau karena dia percaya Tuhan sanggup melakukan perkara besar. Setelah kembali ke dokter matanya dilaser dan ketika buka mata, dia tidak bisa melihat apa apa, hanya terlihat hitam saja. Dia merasa sedih dan mengumpulkan keluarganya, istri dan anak-anaknya untuk minta maaf jika ada kesalahan yang dia lakukan. Juga kepada orang tuanya di Tual Ambon.

Ketika di rumah, dia tidak dapat membaca Alkitab sama sekali, hanya duduk sambil berdoa dan memuji Tuhan, dan ketika berjalan harus dituntun. Kemudian dia mendapat kabar dari saudara iparnya bahwa ada penyembuhan di Gd Advent. Pada saat di KPPI, 13 Agustus 2015, dia datang untuk pertama kali tetapi belum mengalami kesembuhan. Tetapi dia tetap percaya bahwa Tuhan sanggup untuk menyembuhkannya. Sebelum datang pada KPPI  yang kedua, dia kembali memeriksakan gula darahnya dan hasilnya gula darahnya semakin tinggi. Pada tanggal 27 Agustus 2015, dia datang ke KPPI untuk kedua kalinya dalam keadaan mata  masih buta. Ketika doa kesembuhan dia mengalami perubahan matanya dapat melihat tulisan yang  besar yang ada di panggung.  Walaupun belum mengalami kesembuhan secara total, namun dia tetap pecaya bahwa Tuhan sanggup melakukannya. Satu minggu sebelum dia datang ke KPPI yang ketiga kalinya, dia kembali memeriksakan gula darahnya dan Puji Tuhan, hasil tes gula darahnya sudah normal.

Pada tanggal 29 Oktober 2015 dia kembali datang ke KPPI untuk ketiga kalinya, ketika doa kesembuhan dia mengalami jamahan Tuhan, matanya dapat melihat tulisan-tulisan yang kecil. Puji Tuhan, Tuhan Yesus menyembuhkannya  secara ajaib. Bapak Costatinus pulang dengan sorak sorai, Tuhan menjamahnya dan dia berjanji untuk melayani Tuhan dan bekerja bagi Tuhan. Terpujilah Tuhan.

Related Posts