Ibu Sugiah disembuhkan dari telinga berdengung / tuli selama 2 tahun.

Awal mulanya sekitar 2 tahun yang lalu saya sedang disawah dan jatuh tersungkur di sungai kecil dan tanah-tanah nya masuk ke telinga. Lalu saya coba bersihkan dengan Cotton Bud dan bersihkan juga dengan air, tetapi lama kelamaan menjadi sakit, berdengung dan tidak dapat mendengar dengan jelas. Untuk dapat mendengar, saya harus menarik telinga saya kedepan, jika tidak saya sama sekali tidak dapat mendengar.
Saya selalu takut setiap kali hendak ke sawah dengan menggunakan sepeda, karena saya takut ditabrak kendaraan lain karena tidak dapat mendengar suara klakson, karena itu jika saya jalan atau naik sepeda saya akan jalan ke pinggir sekali supaya tidak ditabrak.
Suara burung berkicau, anjing tetangga menggonggong, sampai suara gilingan padi yang berisik sekalipun saya tidak dapat mendengar. Saya merasa sangat kesakitan dan menderita dengan keadaan saya yang tidak dapat mendengar. Tapi saya beriman saja kepada Tuhan Yesus, bahwa Dia sanggup menyembuhkan saya.

Pada bulan Maret lalu, di gereja saya GPDI Maranatha, Desa Yosomulyo, Kec. Gambiran, Banyuwangi di umumkan bahwa akan diadakan KKR Kesembuhan KPPI. Saya antusias untuk ikut dan terus beriman bahwa saya pasti disembuhkan Tuhan Yesus.
Saya sangat menikmati suasana di KKR tersebut dan saat pemutaran film tentang kesembuhan saya merasa ada aliran kuasa Tuhan pada tubuh saya dan saya merasa mulai ada perubahan, tubuh saya lebih enakan.
Dan pada saat doa kesembuhan, saya maju ke depan dan ketika didoakan saya melihat seperti ada asap putih yang mengalir dari kepala sampai telinga saya. Saat itu saya sudah mulai bisa mendengar. Puji Tuhan … Tuhan bekerja menyembuhkan saya.

Ketika pulang dari KPPI, malamnya saat saya tidur dan saya tidur dalam posisi miring, tiba-tiba ada suara seperti benda kecil jatuh dari telinga saya. Dan sejak itu saya tidak berdengung lagi dan sudah bisa mendengar dengan jelas.
Saya bisa mendengar suara kicauan burung, saya sudah bisa mendengar suara orang lain yang sedang mengobrol di seberang rumah saya, saya sudah bisa mendengar suara klakson kendaraan, saya sudah bisa mendengar dengan jelas sekarang. Puji Tuhan … Tuhan Yesus sungguh baik, saya sangat bersyukur sekali dan saya mau untuk menyerahkan hidup saya untuk dipakai oleh Tuhan.