KPPI PUSAT 23 AGUSTUS 2018: YESUS ANAK ALLAH YANG HIDUP

Puji Tuhan pada hari Kamis, 23 Agustus 2018, KPPI (Kebaktian Pujian dan Penyembuhan Ilahi) kembali berlangsung di Auditorium Gedung Pertemuan Advent, Jl. MT Haryono Kav 4-5, Tebet, Pancoran, Jakarta Selatan. Suatu hari yang sudah dinantikan oleh Tuhan untuk menunjukkan kasihNya pada mereka yang dikasihiNya. Umat Tuhan dari berbagai penjuru kota memenuhi gedung tempat ibadah berlangsung. Banyak yang datang dengan menggunakan kursi roda dan berbagai penyakit serta persoalan hidup.

Ibadah ini juga disiarkan secara melalui Program Live Streaming di Facebook. Selain itu ada sekitar 20 kelompok yang berkumpul untuk mengikuti ibadah ini bersama-sama di berbagai kota di seluruh Indonesia.

Sebelum menyaksikan film kesaksian kesembuhan, jemaat menyembah Tuhan, mengatakan bahwa Allah mengerti dan peduli. Allah penuh kasih kepada umatNya.  Film kesaksian yang pertama adalah mengenai seorang gadis muda, Mince, yang disembuhkan dari sakit maag selama setahun. Setelah didoakan dia merasakan kesembuhan dan sakitnya tidak pernah kambuh lagi.

Film kesaksian kesembuhan berikutnya adalah mengenai seorang ibu yang sakit infeksi ginjal, dan disembuhkan di acara Doa Bagi Bangsa Tahuna, Sulawesi. Nampak jemaat bertepuk tangan bersukacita karena takjub atas mujizatNya. Ibu Cindy seharusnya dioperasi karena batu ginjal tetapi disembuhkan Tuhan setelah didoakan.

Percayalah Kepada Yesus, Anak Allah Yang Hidup

 

Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Jacob Sumbayak diambil dari   Matius 21:18-22 “Pada pagi-pagi hari dalam perjalanan-Nya kembali ke kota, Yesus merasa lapar. Dekat jalan Ia melihat pohon ara lalu pergi ke situ, tetapi Ia tidak mendapat apa-apa pada pohon itu selain daun-daun saja. Kata-Nya kepada pohon itu: “Engkau tidak akan berbuah lagi selama-lamanya!” Dan seketika itu juga keringlah pohon ara itu. Melihat kejadian itu tercenganglah murid-murid-Nya, lalu berkata: “Bagaimana mungkin pohon ara itu sekonyong-konyong menjadi kering?” Yesus menjawab mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu percaya dan tidak bimbang, kamu bukan saja akan dapat berbuat apa yang Kuperbuat dengan pohon ara itu, tetapi juga jikalau kamu berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! hal itu akan terjadi. “

Pohon ara ini menjadi benar-benar kering sampai ke akarnya. Ini adalah hal yang luar biasa. Hanya dengan perkataan Yesus, pohon itu tiba-tiba kering. Sampai akhirnya murid-murid tercengang dan berpikir bagaimana mungkin. Demi mengajari murid-murid, Yesus mengorbankan sebuah pohon.

Kalau kita mau tahu kebesaran Tuhan, kuasa Bapa di surga, maka lihatlah kepada Yesus. Kalau kita mau tahu kebaikan Allah Bapa dan kuasaNya, maka lihatlah kepada Yesus.

Kolose 2:9 “ Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan.”

Yesus adalah Allah yang berkuasa. Pohon ara itu menjadi kering karena kuasa Tuhan. Dia adalah Anak Allah yang berkuasa. Itulah sebabnya kalau kita percaya kepada Tuhan, maka kita dapat berkata kepada gunung untuk tercampak ke laut maka hal itu akan terjadi.

Markus 11:25 “Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu.” 

Syaratnya adalah mengampuni terlebih dulu jika ada sesuatu di hati kita terhadap seseorang. Jika ada kebencian pada orang lain, kita tidak akan mendapatkan apa yang kita doakan. Percaya pada Yesus dan minta kepadaNya dengan penuh kepercayaan. Kalau kita memakai namaNya dan kita tidak membenci siapapun, maka kita akan mendapatkan apa yang kita doakan. Yesus adalah terang, kalau kita mau melihat Allah Bapa, maka lihatlah pada Yesus. Kalau kita mau diselamatkan, lihatlah kepada Yesus dan percaya padaNya.

Jemaat yang mau percaya pada Tuhan Yesus diundang untuk bangkit berdiri. Jika kita percaya pada Yesus, kita tidak salah sebab Yesus adalah gambaran Allah yang tak kelihatan. Melalui Yesus dan pengorbananNya, kita akan melihat kasih dan kesabaran Allah Bapa.

Yesus Adalah Tabib Penyembuh

 

Kembali firman disampaikan dari Matius 4:23-24.  “Yesuspun berkeliling di seluruh Galilea; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Allah serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan di antara bangsa itu. Maka tersiarlah berita tentang Dia di seluruh Siria dan dibawalah kepada-Nya semua orang yang buruk keadaannya, yang menderita pelbagai penyakit dan sengsara, yang kerasukan, yang sakit ayan dan yang lumpuh, lalu Yesus menyembuhkan mereka.”

Yesus tetap sama. Dia tidak berubah. Dua ribu tahun lalu Dia menyembuhkan orang sakit, maka malam inipun Dia sanggup menyembuhkan kita. Oleh bilur-bilurNya, kita menjadi sembuh. Yesus sanggup membuat susunan saraf yang tersumbat dan semua sakit kita disembuhkan. Asal kita percaya. Inilah waktunya kita berdoa dan percaya kita menerima kesembuhan malam ini.

Dalam suasana penyembahan, para konselor dan semua yang sakit diundang maju ke depan. Setelah doa kesembuhan dinaikkan bersama-sama, maka para konselor dipersilahkan mendekati dan mendoakan orang yang sakit satu persatu. Nampak semua berdoa dengan sepenuh hati.

Tuhan bekerja dan melakukan berbagai mujizat. Seorang ibu disembuhkan dari tangan kebas selama 2 bulan. Seorang bapak disembuhkan dari patah pada tulang belakang dan sudah dijadwalkan untuk dioperasi. Seorang bapak disembuhkan dari sesak nafas. Seorang ibu mengalami kesembuhandari sakit jantung selama 6 bulan. Seorang gadis muda menerima mujizat kesembuhan dari infeksi saluran kencing 4 bulan. Seorang ibu disembuhkan dari sakit asam urat. Seorang ibu disembuhkan dari tidak bisa berbicara akibat efek pengobatan dengan laser pada kankernya. Seorang ibu lainnya disembuhkan dari sakit skoliosis 10 tahun, dan sakit seperti ditusuk-tusuk.

Bapak ini disembuhkan dari patah tulang belakang, seharusnya dijadwalkan dioperasi minggu depan, tapi sudah dapat jongkok berdiri dan semua rasa sakitnya hilang. 

Kesembuhan juga terjadi pada mereka yang menyaksikan melalui Live Streaming. Seorang ibu di Cimahi, Bandung, yang sakit gagal ginjal dan sakit pinggang dan tidak bisa duduk atau berdiri, bahkan sangat sulit berjalan, disembuhkan. Ia tidak lagi merasa sakit saat duduk dan berjalan. Seorang ibu di Tangerang yang sakit asam urat disembuhkan. Seorang bapak yang menderita sakit pinggang di Alor Barat Daya disembuhkan. Seorang bapak di Riau Kota Duri, Sumatera, yang menderita sakit di pinggang dan bagian perut selama 2 bulan disembuhkan. Seorang ibu di Batu Aji, Batam, disembuhkan dari sakit asam lambung. Seorang bapak di Sorong, Papua Barat, disembuhkan dari sakit punggungnya. Seorang bapak di Maluku disembuhkan dari sakit jantung. Sungguh Tuhan ajaib.

Dipanggil Melayani Tuhan

Ibadah ditutup dengan tantangan bagi siapa saja yang rindu menyerahkan hidupnya untuk dipakai Tuhan melayani Tuhan. Bagi mereka yang rindu diminta maju ke depan dan didoakan.

Di akhir ibadah semua jemaat diingatkan untuk kembali ke gerejanya masing-masing dan menjadi berkat di sana.

KPPI (Kebaktian Pujian dan Penyembuhan Ilahi) adalah pelayanan interdenominasi dan diselenggarakan sejak tahun 1993 oleh Gereja Pusat Pantekosta Indonesia (GPPI) Pondok Daud Jakarta.

 

 

SHARE