KPPI Online 19 Oktober 2023: Mujizat di Kolam Bethesda

KPPI (Kebaktian Pujian dan Penyembuhan Ilahi) secara online kembali berlangsung pada hari Kamis, 19 Oktober 2023 melalui program Live Streaming yang dapat disaksikan melalui Facebook, YouTube dan Instagram.

Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Joseph Batubara, diambil dari Yohanes 5:1-9, penyembuhan pada hari Sabat di kolam Betesda.

Mujizat di Kolam Bethesda: Orang Lumpuh Berjalan

Tuhan Yesus masuk ke Yerusalem mendekati suatu hari Raya orang Yerusalem. Di Yerusalem ada beberapa pintu dan Yesus masuk melalui pintu gerbang domba dan didekat pintu gerbang itu ada kolam namanya kolam Bethesda. Di tepi kolam itu ada 5 serambinya, Yesus masuk melalui satu serambi dan bertemu dengan orang yang sudah 38 tahun sakit lumpuh.

Orang lumpuh ini selalu ada di kolam Bethesda ini. Sewaktu-waktu malaikat turun ke kolam itu dan menggoncangkan air itu, dan yang terdahulu masuk ke dalam kolam itu pada waktu air bergoncang, maka orang itu akan sembuh. Namun orang lumpuh ini selalu terlambat menjadi orang yang terdahulu untuk masuk ke dalam kolam itu.

Orang ini hanya menunggu sendirian, hanya berbaring saja tanpa keluarga dan tanpa ada yang menolongnya. 38 tahun ini orang ini selalu melihat ada yang sembuh, tapi dia tidak pernah kecewa melihat banyak orang lain sembuh. Orang ini berharap terus untuk dapat sembuh.

Hari itu Tuhan Yesus datang, Ia yang selalu dipimpin oleh Roh Kudus bertemu dengan orang lumpuh ini dan bertanya: “Maukah engkau sembuh? Orang lumpuh itu menjawab: “Tuhan, tidak ada orang yang menurunkan aku ke dalam kolam itu apabila airnya mulai goncang, dan sementara aku menuju ke kolam itu, orang lain sudah turun mendahului aku.”

Tidak ada kata-kata marah, atau mempertanyakan, hanya permohonan jika ada yang dapat menolongnya. Dan pada hari itu juga Yesus menyembuhkannya.

 

Carilah TUHAN maka Engkau akan Selamat

Kita belajar dari orang ini, dia tetap setia, berharap dan percaya. Tidak pernah kecewa tapi tetap percaya pasti akan datang waktu dan kesempatan baginya.

Yesaya 55:6

Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat!

Bagi orang yang berseru-seru dan mencari Tuhan, meskipun belum ada tanda-tanda atau sesuatu digenapi dalam janji-janji Tuhan tapi tetap berseru, maka dia akan mendapatkan jawaban dari Tuhan.

Mazmur 27:7-8

Dengarlah, TUHAN, seruan yang kusampaikan, kasihanilah aku dan jawablah aku!
Hatiku mengikuti firman-Mu: “Carilah wajah-Ku”; maka wajah-Mu kucari, ya TUHAN.

Bagi orang yang setia, sabar, percaya dan mencari-cari wajah Tuhan maka akan bertemu dengan Tuhan pada waktunya. Tuhan sendiri akan datang menggenapi janji-Nya dan menggenapi firman-Nya. Tuhan akan menjawab doa-doa dan kerinduan kita.
Jangan berhenti berharap dan jangan berhenti menantikan Tuhan. Jangan kecewa dan jangan menjadi marah atau sensitif karena sakit-penyakit. Tetap berharap dan setia karena Tuhan pasti menolong karena Tuhan selalu mendengar seruan kita. Pengharapan kepada Tuhan tidak akan mengecewakan.

Orang ini 38 tahun menunggu janji Tuhan, waktu yang lama dan hari itu Tuhan datang menggenapi janjiNya. Percaya pada Tuhan Yesus. Tuhan Yesus datang ke dunia ini tidak hanya menyembuhkan tapi mengampuni dosa-dosa kita. Dosa-dosa kita yang menghalangi Tuhan menjawab setiap doa-doa dan permohonan kita. Dosa-dosa yang menghalangi Tuhan untuk melakukan dan menggenapi janji-janjiNya pada kita. Dosa-dosa ini yang harus lebih dulu kita selesaikan dengan memohon pengampunan dari Tuhan

Tuhan Yesus telah datang dan mati di kayu salib untuk mengampuni dan menyucikan dosa-dosa kita. Mari kita berdoa untuk menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat supaya kita diampuni, disucikan dan dibersihkan dan kita menerima janji keselamatan selama-lamanya.

Kemudian Pdt. Joseph Batubara menuntun doa untuk menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat.

Yohanes 1:12

Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;

Kita yang menerima Tuhan Yesus diangkat sebagai anak-anak Allah. Oleh sebab itu Tuhan tidak lagi jauh tapi ada di dalam hati kita. Dia memberikan dalam hati kita damai Sejahtera dan sukacita. Suatu kepastian dan hidup kekal sampai selama-lamanya.

 

Oleh Bilur-bilur-Nya Kita Disembuhkan

Yesaya 53:4-5

Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah.
Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.

Dikatakan oleh bilur-bilur-Nya kita menjadi sembuh. Karena Tuhan Yesus 2000 tahun yang lalu sudah menanggung segala sakit penyakit kita. Tuhan tahu kita tidak dapat menanggung atau menyembuhkan sendiri sakit penyakit kita. Bilur-bilurNya adalah luka-luka di tubuh-Nya dari setiap cambukan yang diterima-Nya. Ini untuk menebus sakit penyakit kita.

Saat ini arahkan hati dan iman kita, percayalah kepada Tuhan Yesus. Tumpangkan tangan pada bagian yang sakit. Bahkan jika ada keluarga yang sakit maka kita berdoa, dan oleh bilur-bilur-Nya kita disembuhkan.

Kemudian Pdt. Joseph Batubara memimpin doa kesembuhan dengan sebelumnya meminta semua yang sakit menumpangkan satu tangan pada bagian yang sakit. Sedangkan satu tangan lainnya diangkat kepada Tuhan untuk berdoa dengan iman.

Firman Tuhan Ya dan Amin. Mujizat kesembuhan pasti terjadi. [em/em]

 

 

KPPI Online 16 Oktober 2023: Yesus Menghardik Angin Ribut

KPPI (Kebaktian Pujian dan Penyembuhan Ilahi) secara online kembali berlangsung pada hari Senin, 16 Oktober 2023 melalui program Live Streaming yang dapat disaksikan melalui Facebook, YouTube dan Instagram.

Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Yohanes Nugroho, diambil dari Matius 8:23-27, Angin ribut diredakan.

Yesus Menghardik Angin Ribut

Kisah ini adalah ketika Tuhan Yesus bersama dengan murid-murid-Nya naik perahu dan tiba-tiba datanglah angin ribut yang menerpa perahu itu. Murid-murid-Nya ketakutan, katanya: “Tuhan, tolonglah, kita binasa.”

Kita tahu bahwa segala sesuatu ada dalam kontrol Tuhan. Kalau angin ribut ini terjadi, dan Tuhan Yesus ada disana, pasti seijin Tuhan. Jadi untuk apa peristiwa ini terjadi dan ditulis dalam alkitab? Karena mau memperkenalkan bahwa Yesus adalah Tuhan yang sanggup mengontrol atau mengatur alam ini. Yesus yang menciptakan alam semesta ini. Langit, bumi dan segala isinya, diciptakan oleh Tuhan kita Yesus Kristus.

Kondisi saat itu, Tuhan Yesus bersama murid-murid-Nya di perahu, lalu datanglah angin ribut menerpa. Saat itu Tuhan Yesus sedang tidur. Murid-murid-Nya ketakutan dan Tuhan menegor mereka, karena tidak percaya. Lalu Tuhan Yesus menghardik angin ribut itu, dan danau menjadi tenang kembali.

Dari kejadian ini kita mengerti bahwa Tuhan sanggup menghardik badai, hanya dengan separah kata. Semua manusia tunduk pada hukum alam. Apapun kondisinya seperti gunung meletus, topan badai, gempa bumi, tidak ada manusia yang sanggup menghentikannya. Ketika badai besar itu terjadi murid-murid ketakutan, karena bagi mereka itu sangat membahayakan. Tetapi bagi Tuhan Yesus tidak, karena Dia pencipta langit dan bumi, Ia menguasai segala sesuatu apapun di alam ini.

Markus 4:39 (TB) Ia pun bangun, menghardik angin itu dan berkata kepada danau itu: “Diam! Tenanglah!” Lalu angin itu reda dan danau itu menjadi teduh sekali.

Hanya dengan kata : “Diam! Tenanglah!”. Sungguh siapakah yang dapat memerintah alam, angin ribut itu berhenti, danau itu menjadi teduh sekali. Hal ini menunjukkan bahwa Yesus adalah Tuhan, Dia benar-benar Mesias, Anak Allah, bukan manusia biasa. Tidak ada satu manusiapun sanggup berkata kepada alam, untuk menghentikan badai, hujan atau atau apapun atas alam ini. Manusia hanya bisa pasrah, dan terima apa yang terjadi dari alam itu.

Tuhan Yesus adalah Mesias, Ia Sanggup Menyelamatkan Hidupmu

Tuhan Yesus sanggup menghentikan badai itu hanya dengan kata-kata: “Diam! Tenanglah!”. Tuhan Yesus adalah Mesias, Anak Allah, perkataan-Nya berkuasa, baik kepada alam maupun segala sesuatu, karena memang Firman-Nya berkuasa.

Hal yang sama juga terjadi, tertulis dalam Yohanes 11:43, kepada Lazarus yang sudah mati, berserulah Ia dengan suara keras: “Lazarus, marilah ke luar!” Maka Lazarus yang sudah mati selama 4 hari itu, bangkit dari kematiannya. Perkataan-Nya sanggup menghentikan badai, dan perkataan-Nya juga sanggup menghentikan kematian.

Begitu pula yang tertulis Matius 8:8 bahwa ketika Tuhan Yesus mau datang ke rumah seorang perwira, untuk menyembuhkan hambanya yang sakit, perwira ini hanya meminta sepatah kata, untuk kesembuhan hambanya yang sedang sakit. Perwira ini percaya, bahwa setiap perkataan Tuhan Yesus berkuasa, maka hambanyapun benar-benar sembuh.

Di dalam Tuhan Yesus tidak ada yang mustahil. Bila Saudara ada dalam masalah, sakit penyakit, atau badai dalam hidup Saudara, baik badai ekonomi, atau badai dalam rumah tangga, maka Saudara tidak perlu takut, tetapi percaya saja kepada Tuhan.

Matius 8:26 (TB) Ia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu takut, kamu yang kurang percaya?” Lalu bangunlah Yesus menghardik angin dan danau itu, maka danau itu menjadi teduh sekali.

Tuhan menegor murid-murid-Nya karena tidak percaya, mereka merasa tidak aman, padahal ada Tuhan Yesus ada bersama mereka.

Jadi Saudara percayalah bahwa Tuhan Yesus adalah Anak Allah, di dalam-Nya ada kuasa, di dalam Firman-Nya ada kuasa, baik kepada alam, kepada kematian, kepada sakit penyakit, dan apapun permasalahan Saudara. Tuhan Yesus sanggup menyelesaikannya,

Tuhan Yesus datang ke muka bumi ini untuk menyelesaikan masalah-masalah Saudara, dan sakit penyakit yang Saudara alami, tidak perlu takut, ada Tuhan Yesus. Bahkan Tuhan Yesus ingin menyelamatkan kita semua. Setiap dosa kita lakukan, upahnya adalah maut, kematian, masuk neraka. Tuhan Yesus tahu, karena dosalah manusia menderita, dan hanya Yesus yang sanggup menyelamatkan manusia dari dosa.

Yohanes 3:16 (TB) Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Yesus adalah Anak Allah, dan karena Bapa sangat mengasihi kita, maka diberikan Yesus, Anak-Nya yang Kudus untuk menanggung dosa-dosa kita dikayu salib. Kita yang percaya ditebus oleh Tuhan Yesus dan diluputkan dari kebinasaan atau kematian kekal, dan memperoleh hidup kekal karena diampuni, dibenarkan dan dibawa oleh Tuhan kita Tuhan Yesus Kristus ke surga.

Bagi yang mau percaya, Pdt. Yohanes Nugroho menuntun dalam doa untuk menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi.

Haleluya, mulai saat ini Saudara mendapatkan hak menjadi anak-anak Allah, seperti yang tertulis dalam Yohanes 1:12.

Oleh Bilur-bilurnya Kita Menjadi Sembuh

Yesaya 53:5 (TB) Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.

Bagi Saudara yang saat mengalami sakit penyakit, percayalah di dalam Tuhan Yesus tidak ada yang mustahil. Karena Tuhan Yesus sudah menanggung semua sakit penyakit kita, dan saat kita percaya, dan oleh bilur-bilur-Nya kita menjadi sembuh.

Bilur-bilur adalah luka yang Tuhan Yesus alami karena cambukan, itulah menjadikan kita sembuh. Jadi saat kita percaya kepada Tuhan Yesus maka sakit-penyakit tidak lagi berhak di dalam tubuh kita oleh bilur-bilur-Nya.

Mari datang kepada Tuhan dengan iman, taruh tangan pada bagian yang sakit, apapun sakit yang Saudara alami, dengan iman percaya oleh bilur-bilur-Nya kita menjadi sembuh.

Lalu Pdt. Yohanes Nugroho memimpin doa kesembuhan.

Percayalah kuasa Tuhan bekerja, gerakkan bagian tubuh yang sakit, dengan iman, percaya mujizat terjadi atas hidup Saudara. Haleluya. Tuhan Yesus memberkati. [em/em]

 

KPPI Online 9 Oktober 2023: Percaya Walau Tidak Melihat

KPPI (Kebaktian Pujian dan Penyembuhan Ilahi) secara online kembali berlangsung pada hari Senin, 9 Oktober 2023 melalui program Live Streaming yang dapat disaksikan melalui Facebook, YouTube dan Instagram.

Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Joseph Batubara, diambil dari Matius 8:5-10, Yesus menyembuhkan hamba seorang perwira di Kapernaum.

 

Perwira Romawi Percaya Perkataan Yesus Berkuasa

Matius 8:13

Lalu Yesus berkata kepada perwira itu: “Pulanglah dan jadilah kepadamu seperti yang engkau percaya.” Maka pada saat itu juga sembuhlah hambanya.

Perwira tentara Romawi ini memiliki seorang hamba yang sedang sakit dan sangat menderita. dia sangat sayang sama hamba nya ini, sehingga dia ingin hambanya ini sembuh. Pada hari itu perwira itu tahu bahwa ada satu pribadi yang dapat menyembuhkan yaitu Tuhan Yesus. Dia tahu bahwa Yesus punya kuasa dan sanggup menyembuhkan.

Dia percaya Tuhan Yesus sanggup menyembuhkan hambanya ini, ketika dia datang dan memohon kepada Yesus. Dia merasa tidak layak untuk memohon kepada Yesus agar datang ke rumahnya.

Tetapi jawab perwira itu kepada-Nya: “Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh. (Matius 8:8)

Yesus cukup berkata sepatah kata saja maka dia yakin bahwa hambanya akan sembuh. Kenapa dia bisa sebegitu yakin? Karena dia pun tahu, sebagai komandan kalau dia memerintahkan bawahannya, maka pasti dikerjakan. Sehingga dia juga yakin akan Yesus, segala sakit penyakit pasti tunduk pada kuasa Yesus. Dia yakin perkataan Yesus berkuasa.

Yesus sangat heran melihat iman dari perwira ini, dia percaya perkataan Yesus sangat berkuasa, tidak terhalang oleh tempat dan waktu. Inilah yang namanya iman.

Matius 8:10

Setelah Yesus mendengar hal itu, heranlah Ia dan berkata kepada mereka yang mengikuti-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai pada seorangpun di antara orang Israel.

Dia datang untuk mendapatkan solusi atas hambanya yang sakit. Perwira ini percaya walaupun tidak melihat, satu kata saja dari Tuhan Yesus itu kuasanya luar biasa.

Benar, langit dan bumi diciptakan hanya dengan perkataan Yesus, cukup perkataan saja bisa menciptakan langit dan bumi ini, Itulah sebabnya Lazarus yang sudah mati 4 hari dan busuk, cukup dengan perkataan Yesus, maka dia bangkit dan keluar dari kuburannya. Betapa hebat kuasa perkataan Yesus.

Yesus adalah Tuhan, Barangsiapa Percaya Kepada-Nya Beroleh Hidup Kekal

Yesus adalah Anak Allah. Dialah yang di utus dari surga untuk menebus segala dosa kita, DIa mati di kayu salib mencurahkan darah-Nya untuk menebus semua dosa kita. Dia adalah Anak Allah yang menjelma sebagai manusia untuk menebus kita.

Mungkin selama ini kita tidak mengenal Yesus, Namun, malam ini tidak ada yang kebetulan, Tuhan Yesus datang dan menyatakan diri-Nya. Dia mengasihi kita dan mau menyelamatkan kita, seberapa besar dosa-dosa kita. Yesus mau datang untuk mencari orang yang berdosa, dan orang yang sakit. Dia mau menolong dan menyelamatkan kita.

Kemudian Pdt. Joseph Batubara menuntun dalam doa untuk menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi.

Yohanes 1:12

Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya

Untuk menadi anak-anak Allah bukan hasil usaha kita, tapi itu adalah kasih karunia Tuhan. Tuhan yang perkataan-Nya luar biasa.

Bilur-bilur Yesus Berkuasa Menyembuhkan

Yesaya 53:4-5

Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah. Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.

Ini adalah firman Tuhan. Jadi, marilah kita percaya, kita memiliki iman juga seperti perwira Romawi tadi. Firman Tuhan berkuasa untuk menyelamatkan dan menyembuhkan kita. Jika kita percaya maka kesembuhan sudah menjadi milik kita.

Lalu Pdt. Pdt. Joseph Batubara memimpin dalam doa kesembuhan. Semua yang sakit diminta meletakkan tangan pada bagian tubuh yang sakit, dan mengangkat satu tangan lagi untuk berdoa. Percaya, apapun sakit-penyakit yang diderita, oleh bilur-bilur Yesus sembuh.

Bagi Saudara yang disembuhkan oleh Tuhan, bersukacitalah sebab itulah Tuhan kita. Ia sangat baik, Ia sangat mengasihi Saudara. Tetaplah percaya kepada-Nya! [em/em]

 

 

 

 

 

 

KPPI 5 Oktober 2023: Yesus Berkuasa Mengampuni Dosa

Puji Tuhan kembali berlangsung Kebaktian Pujian dan Penyembuhan Ilahi (KPPI) pada hari ini, Kamis, 5 Oktober 2023, di Gedung Pertemuan Advent, Jl. MT Haryono Kav. 4-5, Tebet Pancoran, Jakarta Selatan. Penayangan ibadah secara Live Streaming dapat disaksikan melalui Facebook, YouTube dan Instagram.

Kebaktian dibuka dalam doa oleh Pdt. Evan Sinaga, kemudian dilanjutkan dengan pujian dan penyembahan. Setelah itu, semua yang hadir diajak untuk menyaksikan film kesaksian kesembuhan dari seorang yang bernama Nita yang Tuhan sembuhkan dari sakit lambung di acara KPPI pada tanggal 8 Juni 2023.

Pdt. Evan kemudian mengajak semua untuk kembali memuji Tuhan dengan sukacita. Lalu dilanjutkan dengan pembacaan Firman Tuhan yang dipimpin oleh Pdt. Suryati, diambil dari Markus 5: 25-34. Pdt. Suryati mengajak semua untuk menyerukan bersama-sama “Sebab Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil.”

Setelah menyanyikan lagu pujian, kembali ditayangkan film kesaksian kesembuhan. Kali ini dari seorang yang disembuhkan Tuhan di acara Pray For Palu pada tanggal 22 Agustus 2023, yaitu Ibu Lis yang sembuh dari sakit saraf mata. Penyakit ini membuat matanya rusak dan tidak dapat melihat dengan jelas.

Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Philipus Suwandi dari Lukas 5: 17-26 tentang seorang lumpuh yang diusung oleh empat orang untuk datang kepada Yesus melalui atap rumah. Pada waktu orang lumpuh itu turun dari atap, Yesus berkata: “dosamu sudah diampuni.” Yesus melihat iman mereka. Yesus mengatakan orang lumpuh itu untuk bangun dan mengangkat tempat tidurnya. Maka bangunlah orang lumpuh itu dan mengangkat tempat tidurnya dan pulang ke rumahnya. Perkataan Yesus adalah perkataan yang berkuasa dan berbeda dari manusia yang biasa.

 

Yesus adalah Mesias, Percayalah kepada-Nya maka Engkau Diselamatkan

Perkataan Yesus sanggup untuk menyembuhkan apapun sakit penyakit kita. Pdt. Philipus mengatakan bahwa Yesus yang sama, apabila kita datang dan percaya kepada-Nya seperti orang kumpuh dan empat orang yang mengusungnya, maka Yesus juga ingin melihat iman kita. Yesus ingin melihat kepercayaan kita, karena apabila kita percaya maka Yesus akan menjawab kita.

Tuhan Yesus adalah Mesias, Dia adalah Allah yang telah turun dari sorga dan Dia datang ke muka bumi ini menjadi manusia dan mengambil rupa manusia dan pada waktu kematianNya, Dia mati di kayu salib untuk menanggung segala dosa-dosa manusia, supaya kalau kita percaya kepada Dia, kita diselamatkan.

Pdt. Philipus bertanya apakah kita percaya kepada Yesus? Kepada semua yang hadir diminta untuk membuka hati bagi Tuhan Yesus dan datang kepada Tuhan Yesus untuk mengaku dan bertobat dari dosa-dosanya. Lalu dengan diiringi pujian “Dia Tuhan”, Pdt. Philipus memimpin doa untuk menerima Tuhan Yesus dan bagi yang mau percaya mengikuti dengan suara yang terdengar dan dengan sepenuh hati. Puji Tuhan, keselamatan terjadi!

 

Yesus Sanggup Menyembuhkan Segala Penyakit Kita

Pemberitaan Firman Tuhan dilanjutkan oleh Pdt. Joseph Batubara. Firman Tuhan terambil dari Matius 8: 1-4, tentang seorang yang mengalami sakit kusta, yang datang dan sujud kepada Tuhan Yesu. Penderita kusta pada zaman itu adalah seorang yang disingkirkan karena dianggap aib dan harus tinggal jauh dari masyarakat.

Tapi orang kusta ini punya satu keberanian untuk datang kepada Tuhan Yesus di tengah orang banyak. Keberanian orang kusta ini adalah karena kepercayaannya kepada Tuhan. Ia berharap sungguh-sungguh kepada Tuhan dan berkata kepada Yesus: “Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku.” Tuhan mau menyembuhkan kita.

Pdt. Joseph selanjutnya membacakan Firman Tuhan dari Yesaya 53: 4-5. Oleh bilur-bilur-Nya kita menjadi sembuh! Tuhan Yesus sudah dicambuk berkali-kali hingga tubuh-Nya berbilur-bilur. Dan bilur-bilurNya itulah yang menyembuhkan kita. Semua yang hadir diajak untuk percaya dan bersemangat dengan iman untuk melihat kuasa dan mujizat dari Tuhan.

Acara dilanjutkan dengan berdoa untuk yang sakit. Para pendoa maju ke depan untuk mendoakan mereka yang sakit. Dalam suasana yang penuh hadirat Tuhan, semua yang hadir terus memuji Tuhan, “Tak terbatas kuasa-Mu Tuhan”. Kemudian Pdt. Joseph meminta semua yang sakit meletakkan tangan pada bagian yang sakit dan percaya Tuhan akan menyembuhkan.

 

Mujizat Kesembuhan Terjadi

Setelah doa kesembuhan berkangsung, acara dilanjutkan dengan kesaksian kesembuhan. Puji Tuhan! Ada 19 orang yang mengalami kesembuhan secara mujizat.

Seorang bapak sembuh dari sakit asma. Ada juga yang disembuhkan dari sakit darah tinggi, sakit asam lambung, dan seorang ibu disembuhkan dari telinga yang tidak dapat mendengar selama 6 tahun.

Mujizat kesembuhan juga terjadi pada seorang bapak yang disembuhkan dari asam lambung, juga bapak yang sakit jantung selama 8 tahun. Mujizat terjadi pada seorang anak yang sembuh dari tumor pada batang otak, juga kesembuhan terjadi pada berbagai penyakit lainnya.

Kesembuhan juga terjadi di Ambon pada seorang ibu yang mengijuti acara KPPI melalui livestreaming. Ibu ini sembuh dari sakit lutut selama 1 tahun.

Selanjutnya Pdt. Triyogo menyampaikan tantangan bagi setiap yang hadir untuk menyerahkan hidup bagi Tuhan dan melayani Tuhan. Sambil menyanyikan pujian “Hidup ini adalah kesempatan”, maka bagi yang rindu dan mau menyerahkan hidupnya kepada Tuhan, mereka maju ke depan dan didoakan.

Lalu acara ditutup dengan doa berkat. Puji Tuhan atas keselamatan dan kesembuhan yang terjadi pada malam ini. [ev/em]

 

 

 

 

 

KPPI Online 2 Oktober 2023: Jikalau Engkau Percaya Engkau Akan Melihat Kemuliaan Allah

KPPI (Kebaktian Pujian dan Penyembuhan Ilahi) secara online kembali berlangsung pada hari Senin, 2 Oktober 2023 melalui program Live Streaming yang dapat disaksikan melalui Facebook, YouTube dan Instagram.

Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Joseph Batubara, diambil dari Yohanes 11: 1-42, Lazarus dibangkitkan.

 

Ketika Maria dan Martha Percaya, Mujizat Terjadi, Lazarus Bangkit dari Kematian

Ketika Lazarus sakit dan hampir mati, Maria dan Martha berharap kedatangan Tuhan Yesus. Tetapi Tuhan Yesus tidak datang pada waktu mereka berharap. Empat hari setelah saudara laki-laki nya itu mati, barulah Tuhan Yesus datang ke Betania.

Maria dan Martha adalah murid-murid Tuhan Yesus. Mereka adalah orang percaya yang mengikuti Tuhan Yesus, dan sudah mendengar pengajaran-pengajaran Tuhan Yesus. Itu sebabnya mereka percaya apabila Tuhan Yesus ada pada waktu Lazarus masih hidup pasti Tuhan Yesus sanggup menyembuhkan Lazarus. Tapi ternyata Tuhan Yesus datang pada saat Lazarus telah 4 hari mati.

Pada waktu Maria mendengar Yesus datang, maka Maria tersungkur di depan Yesus, dan menangis.

Yohanes 11:33-35

11:33 Ketika Yesus melihat Maria menangis dan juga orang-orang Yahudi yang datang bersama-sama dia, maka masygullah hati-Nya. Ia sangat terharu dan berkata: 11:34 “Di manakah dia kamu baringkan?” Jawab mereka: “Tuhan, marilah dan lihatlah!” 11:35 Maka menangislah Yesus.

Betapa Maria dan Martha berdukacita karena kehilangan Saudara yang mereka kasihi, yaitu Lazarus. Tuhan Yesus datang menghampiri mereka dan ketika Tuhan Yesus melihat kesedihan mereka, Tuhan Yesus juga menangis. Hatinya masygul yang berarti mengerang, merasa susah hati, berduka cita, dan akibatnya jatuhlah belas kasihan-Nya.

Yohanes 11:40

Jawab Yesus: “Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?”

Tuhan Yesus digerakkan oleh belas kasihan, lalu datang mendekat dan menghampiri kuburan Lazarus. Dia memerintahkan supaya batu penutup gua kuburan Lazarus dibuka. Pada saat itu Maria berkata bahwa sudah empat hari mati dan sudah berbau. Namun Tuhan Yesus berkata kepada Maria, jika engkau percaya, engkau akan melihat kemuliaan Allah.

Tuhan Yesus sanggup berkata-kata seperti itu karena Dia adalah Tuhan, Dia adalah Allah.

Yohanes 11:43-44

11:43 Dan sesudah berkata demikian, berserulah Ia dengan suara keras: “Lazarus, marilah ke luar!”11:44 Orang yang telah mati itu datang ke luar, kaki dan tangannya masih terikat dengan kain kapan dan mukanya tertutup dengan kain peluh. Kata Yesus kepada mereka: “Bukalah kain-kain itu dan biarkan ia pergi.”

Ketika Tuhan Yesus berkata-kata maka Lazarus keluar, masih terikat kain kapan dan mukanya tertutup. Tuhan Yesus bukan saja guru dan nabi, tetapi Dia adalah Allah sendiri sehingga kematian pun tunduk kepada-Nya. Ketika Dia berkata “bangkit” maka orang yang sudah empat hari mati menjadi bangkit.

Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil, tidak ada perkara yang sukar. Kematian adalah sesuatu yang ditakutkan oleh manusia, tetapi maut sudah dikalahkan oleh Tuhan Yesus, Dia sendiri bangkit dari kematian pada hari ketiga.

 

Jika Kita Percaya maka Kita akan Melihat Kemuliaan Allah

Apa yang menjadi masalah dan kesulitan kita? Kesusahan dalam masalah keluarga, atau masalah ekonomi, atau menghadapi sakit penyakit yang tidak kunjung sembuh, bahkan sudah divonis dokter tidak lama lagi usia Saudara?

Ada kabar baik, jika kita percaya maka kita akan melihat kemuliaan Allah. Bagi Tuhan tidak ada apapun yang mustahil. Maukah kita melihat kemuliaan Allah? Tuhan Yesus sanggup namun yang menghalangi tangan Tuhan untuk bekerja dalam kehidupan kita adalah dosa-dosa kita. Dosa menghalangi kita untuk menerima pertolongan Tuhan, menghalangi Tuhan untuk menjawab doa-doa kita dan memberi penyelesaian dalam masalah kita.

Tuhan Yesus datang untuk orang berdosa. Dia mau memberikan solusi. Dia adalah utusan dari sorga yang tidak bercacat cela. Darah-Nya itulah yang menyucikan setiap dosa-dosa kita. Mungkin kita sudah jauh dari Tuhan dan hidup kita sudah gelap, namun Tuhan sanggup menyucikan kita karena Dia adalah Allah yang mau untuk memberikan pertolongan.

Tuhan lebih rindu orang diselamatkan daripada orang mati binasa, itu sebabnya datang kepada Tuhan Yesus. Tuhan Yesus mengasihi kita, maka ambillah keputusan untuk percaya kepada Tuhan Yesus dan menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat.

Pdt. Joseph Batubara, kemudian menuntun dalam doa untuk menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat secara pribadi.

Yohanes 1:12

Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;

Kita sangat dikasihi Tuhan Yesus dan kita bukan lagi orang yang jauh karena sekarang kita disebut anak-anak Allah. Nama kita dicatat dalam buku kehidupan di sorga.

Yesus Sanggup Menyembuhkan Saudara

Yesaya 53:4-5

53:4 Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah. 53:5 Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.

Bilur-bilur Tuhan Yesus adalah luka karena cambukan yang dikenakan tubuh Tuhan Yesus. Bagian tubuh Tuhan Yesus terluka dan tercabik-cabik, dan bilur-bilur Tuhan Yesus itulah yang menyembuhkan kita.

Mungkin dokter sudah memvonis kita karena sakit kita sudah parah, tetapi Firman Tuhan berkata bahwa oleh bilur-bilur Yesus, kita menjadi sembuh. Apapun sakit penyakit, kelemahan tubuh kita, kita datang kepada Tuhan dan berseru kepadaNya. Sebab setiap orang yang berdoa, berseru, dan percaya kepada Tuhan, tidak akan pernah disia-siakan oleh Tuhan, Tuhan mendengar.

Kemudian Pdt. Joseph Batubara memimpin dalam doa kesembuhan. Setiap yang sakit diminta meletakkan tangan pada bagian tubuh yang sakit, dan berdoa dengan percaya bahwa semua sakit disembuhkan. Firman Tuhan tidak akan pernah kembali sia-sia, bahwa bilur-bilur Tuhan Yesus itulah yang menyembuhkan kita. Amin. [em/em]

 

KPPI Online Senin, 25 September 2023: Menemukan Tuhan Yesus

KPPI (Kebaktian Pujian dan Penyembuhan Ilahi) secara online kembali berlangsung pada hari Senin, 25 September 2023 melalui program Live Streaming yang dapat disaksikan melalui Facebook, YouTube dan Instagram.

Firman Tuhan disampaikan oleh Rev. Hezel Judah, diambil dari Lukas 19:1-10 tentang Zakheus.

 

Zakheus, Pemungut Cukai Menemukan Tuhan Yesus

Zakheus adalah pemungut cukai atau pajak, tapi bukan seperti pemungut cukai yang kita miliki di Indonesia. Pada waktu itu bangsa Israel dijajah oleh Romawi, seringkali pemungut cukai mengambil lebih dari seharusnya untuk dirinya sendiri. Jelas ini adalah dosa karena korupsi dan menghianati bangsanya sendiri.

Walaupun koruptor, ketika mendengar cerita tentang Yesus, Zakheus ingin berubah dari semua kesalahannya. Namun ada halangan, dia terlalu pendek sehingga sulit melihat Yesus. Namun dia tidak malu untuk memanjat pohon demi melihat Yesus, itu yang dia lakukan.

Yesus tahu siapa Zakheus, tapi ketika Yesus datang kepadanya, Yesus tidak menghinanya. Bahkan Yesus ingin masuk dan makan bersama dengan Zakheus. Orang-orang disitu meledek dan tidak suka, tapi Tuhan Yesus tidak perduli, Ia tetap datang dan mengampuni Zakheus, karena dia datang pada Yesus dan ingin bertobat.

Kalau kita mau bertobat, maka kita tidak akan pernah kecewa. Jika kita mau mencari Yesus seperti Zakheus, kita mau bertobat, maka Dia tidak sulit untuk kita temukan. Yesus tidak jauh bagi kita, Yesus selalu ada dan mencari kita. Sebelum kita ingin bertobat, sesungguhnya Tuhan sudah mencari kita,

Mungkin kita seorang penjahat, pendosa, dan tidak layak bagi Tuhan, tetapi untuk kitalah Tuhan Yesus datang. Ia datang untuk orang jahat, untuk pendosa, untuk orang yang hilang dan tidak kenal Kristus. Untuk itulah Dia datang pada kita.

 

Carilah Tuhan, maka Saudara akan Menemukannya

Tuhan Yesus adalah jawaban bagi kita. Perbuatan baik kita tidak dapat menyelamatkan kita, kita butuh Yesus. Tidak ada damai sejahtera di luar dari pada Yesus .

Tuhan ada di depan kita dan menunggu kita sampai kita datang kepada-Nya

Matius 7:7-8

”Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan”.

Bila kita mencari Yesus, maka Dia pasti ada. Ini adalah perkataan Tuhan sendiri, kita tidak perlu menghadapi kesusahan dan tertekan lagi, karena Tuhan Yesus dapat membebaskan kita.

Seringkali akan ada halangan bila kita ingin mencari Tuhan Yesus. Mungkin orang akan mencibir kita, mungkin keluarga akan menekan kita, dan lain lain. Ada saja mungkin yang menghalangi kita, tapi bila kita memilih untuk mencari Yesus, maka semua halangan itu menjadi mudah. Yesus akan datang kepada kita.

Apakah yang harus kita lakukan untuk mencari Yesus?

Roma 10:9-10

10:9 Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan , dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati , maka kamu akan diselamatkan. 10:10 Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.

Bila kita ingin bertobat maka Tuhan tidak minta kita membayar dengan uang, Tuhan hanya ingin kita percaya kepada-Nya, bertobat dari dosa-dosa kita. Sebelum kita mau mencari Yesus, Dia telah berkorban di kayu salib agar kita dapat selamat. Kita adalah pendosa, dan kita butuh Yesus.

Pada hari ini ada kesempatan untuk kita memilih. Apakah kita mau bertobat dan menerima Yesus? Apakah kita mau mendapatkan damai sejahtera, perlindungan, kasih saying, dan kebahagiaan? Atau kita mau hidup seperti sebelumnya? Ini adalah pilihan kita, tapi Yesus sedang menanti kita. Hidup kita pasti 100{cb9937aed8fa6d04f5932d38476b2415bdf5f35514de16ef12e66a637771ed69} akan berubah apabila kita mau datang kepada Yesus.

Lalu Rev. Hezel Judah menuntun dalam doa untuk menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat.

Haleluya, kini kita merasakan sesuatu yang belum pernah kita rasakan, yaitu damai sejahtera yang adalah Tuhan Yesus sendiri, ada di dalam kita. Hidup kita akan berubah karena ada Tuhan Yesus.

 

Tuhan Yesus Sanggup Sembuhkan Apapun Penyakitmu

Bila kita memiliki sakit penyakit dan rindu disembuhkan, Tuhan Yesus dapat menyembuhkan kita. Dia juga bekerja, bila kita sakit. Tuhan Yesus dapat menyembuhkan kita, baik sakit fisik maupun masalah mental. Apa yang kita harus lakukan adalah minta kepada-Nya, maka Tuhan akan memberikan kesembuhan bagi kita. Beriman dan percaya kepada Tuhan, apapun penyakit kita, Tuhan dapat menyembuhkan kita.

Tumpangkan tangan pada bagian tubuh yang sakit. Yesus Kristus memiliki kuasa untuk menyembuhkan segala sakit penyakit kita.

Yesaya 53:5

Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita , dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh

Tuhan Yesus telah di siksa dan dicambuk, tubuhnya berbilur-bilur karena luka bekas cambukan, agar kita dapat sembuh oleh bilur-bilur Yesus ini.

Kemudian Rev. Hezel Judah meminta yang sakit menumpangkan tangan pada bagian yang sakit, angkat satu tangan lagi untuk berdoa, dan memimpin doa kesembuhan. Semua diminta berdoa dengan iman, mujizat pasti terjadi. [em/em]

KPPI Online 21 September 2023: Tuhan Pasti Mendengar

KPPI (Kebaktian Pujian dan Penyembuhan Ilahi) secara online kembali berlangsung pada hari Kamis, 21 September 2023 melalui program Live Streaming yang dapat disaksikan melalui Facebook, YouTube dan Instagram.

Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Yohanes Nugroho, diambil dari Lukas 18: 35-43, Yesus menyembuhkan seorang buta dekat Yerikho.

Tuhan Mendengar Seruan Bartimeus yang Buta

Firman Tuhan dalam Lukas 18: 35-43 ini menceritakan tentang seorang yang buta dan dia juga pengemis. Jika Saudara baca perikop yang sama di dalam Markus 10, maka kita akan tahu nama orang ini adalah Bartimeus.

Bartimeus pernah mendengar tentang Yesus, maka dia langsung memanggil: “Yesus anak Daud, kasihanilah aku”. Meskipun ditegur oleh orang banyak, namun dia tetap berseru bahkan semakin keras berseru memanggil Yesus.

Orang ini adalah orang yang percaya kepada Tuhan Yesus, dia memiliki iman agar Tuhan Yesus berbelas kasihan kepadanya dan menyembuhkannya. Bartimeus tidak diam, dia semakin keras berseru kepada Yesus. Meskipun ada tantangan, itu tidak membuat imannya kendor. Dia ingin apa yang diimankan itu terjadi.

Ketika orang buta ini berseru-seru, dan orang menyuruhnya diam, maka Tuhan Yesus mendatangi dia. Tuhan Yesus berhenti, Ia tidak melalukan orang-orang yang berseru dan memanggil nama-Nya.

Demikian juga ketika kita sungguh-sungguh berseru pada nama Yesus, maka respon Tuhan Yesus berhenti dan memperhatikan iman orang tersebut. Tuhan Yesus mendengarnya, Dia berbelas kasihan kepada orang itu.

Inilah Tuhan kita, Yesus Kristus, Dia datang, Dia berjalan di antara orang-orang berdosa. Dia datang untuk menolong dan Dia datang untuk mencari yang terhilang. Tuhan Yesus tidak lalukan kita, Dia mendengarkan teriakan permohonan kita meminta tolong. Sampaikan kepada Tuhan Yesus segala pergumulan kita, maka Tuhan Yesus mendengarkannya.

Tuhan Yesus sedang berjalan dan banyak orang berbondong bondong mengikuti-Nya, tapi Tuhan Yesus memperhatikan orang-orang yang berseru kepada-Nya.

Bartimeus ini imannya sederhana, dia sampaikan pada Tuhan Yesus, Tuhan supaya dapat melihat. Dia percaya bahwa anak Daud ini atau Yesus ini sanggup untuk menyembuhkan dia, oleh sebab itu dengan tulus dia percaya, dia sampaikan imannya yang sederhana ini.

Lalu apa yang terjadi? Dia mendapatkan mujizat yang dilakukan Tuhan Yesus. Imannya telah menyelamatkan orang ini dari butanya, dan seketika itu juga langsung melihat, lalu mengikuti Dia dan memuliakan Allah.

Bartimeus ini mendapatkan dua mujizat secara langsung, bukan hanya mujizat atas matanya yang buta, tetapi juga mendapatkan keselamatan dari Tuhan Yesus.

Mintalah, maka akan Diberikan Kepadamu

Inilah Tuhan kita, kalau kita meminta dan memohon dengan sungguh- sungguh, memohon belas kasihanNya, maka Tuhan Yesus memperhatikan kita. Dia tidak melalukan kita.

Matius 7:7-8
”Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.

Tuhan Yesus datang ke dunia memang untuk menjadi solusi bagi setiap orang yang membutuhkan pertolongan. Menjadi jawaban bagi kita. Sebelum kita mencari, Tuhan Yesus mau mencari kita, Tuhan Yesus mau mengetok pintu hati kita, dan Dia mau mendengar seruan kita.

Yesuslah yang menjadi jawaban bagi kita semua. Dia turun ke muka bumi ini adalah mau menolong dan menyelamatkan kita, Dia mengasihi kita.

Yohanes 3:16
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Bagi saudara yang mau datang pada Tuhan Yesus, yang memiliki kerinduan dan seruan kepada Tuhan Yesus, malam ini Tuhan Yesus mau mendengar dan memberikan jawaban bagi kita. Dia mau menyelamatkan kita dan melepaskan kita dari ikatan dosa kita.

Kemudian Pdt. Yohanes Nugroho menuntun dalam doa untuk menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi.

Yohanes 1:12
Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya.

Tuhan Sanggup Menyembuhkanmu

Bagi saudara yang sakit, atau ada keluarga yang sakit, kita akan berdoa. Sebelumnya kita baca Firman Tuhan yang mendasari iman kita.

Yesaya 53:4-5
Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah. Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.

Tuhan Yesus datang ke muka bumi memang untuk mengasihi kita. Dia rela mengorbankan diri-Nya untuk menebus semua dosa kita, bahkan Dia tertikam, Dia dipukul, Dia diremukkan karena kejahatan kita. Dia juga menanggung segala sakit-penyakit kita.

Dia dipukul, dicambuk dan dipukuli, itu membuat Dia terluka, Dia tersayat dan luka-luka. Itulah yang disebut bilur-bilur. Bilur-bilur-Nya itulah yang dapat menyembuhkan segala sakit-penyakit kita.

Lalu Pdt. Yohanes Nugroho meminta semua yang sakit menumpangkan satu tangan pada bagian yang sakit, satu lagi diangkat untuk berdoa, dan memimpin doa kesembuhan.

Mujizat kesembuhan sedang terjadi, percayalah, bilur-bilur Yesus menyembuhkan kita. [em/em]

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KPPI Online 18 September 2023: Yesus Memberikan Kehidupan

KPPI (Kebaktian Pujian dan Penyembuhan Ilahi) secara online kembali berlangsung pada hari Senin, 18 September 2023 melalui program Live Streaming yang dapat disaksikan melalui Facebook, YouTube dan Instagram.
Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Jul A. Hutabarat, diambil dari Lukas 7: 11-15

Tuhan Yesus Penuh Belas Kasihan

Firman Tuhan ini menceritakan seorang janda yang sangat sedih karena kematian anak satu-satunya.
Tuhan Yesus melihat janda ini menangis, Tuhan melihat dengan belas kasihan, menghampirinya dan berkata: “Jangan menangis!”.
Dari hal ini membuat kita mengerti bahwa Tuhan Yesus sangat tahu apa yang kita alami, kesulitan janda ini, janda ini tidak mengenal Tuhan Yesus, tetapi Tuhan Yesus murni datang kepada anak ini.

Ada Tuhan Yesus yang hidup, Tuhan Yesus real, dan Tuhan Yesus menghampiri usungan anak janda itu dan berkata “Hai anak muda, Aku berkata kepadamu, bangkitlah!”.
Dia sanggup membuat yang mati jadi hidup kembali, tidak ada satupun di dunia ini yang bisa membangkitkan orang mati dengan hanya berkata: “Hai anak muda, Aku berkata kepadamu, bangkitlah!”, maka anak muda itu bangkit.

Sungguh hanya Dia Allah yang sanggup memberikan kehidupan kepada anak manusia, anak muda yang mati itu bangkit, anak muda itu hidup kembali.

Apapun yang kita alami, mungkin sakit penyakit, kondisi terhimpit karena banyaknya masalah yang kita hadapi, ingatlah Tuhan Yesus, Dia datang untuk memberikan kehidupan kepada manusia bagi orang yang percaya kepada-Nya.
Kehidupan yang Tuhan Yesus berikan bukan hanya di dunia, Dia juga menyediakan bagi kita kehidupan yang kekal, yaitu bagi orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Sebab manusia yang hidup dalam dosa dan hidupnya diikat oleh dosa, ujungnya adalah maut.

Saat ini kondisi yang Saudara alami mungkin sangat sulit, atau bahkan saudara sampai putus asa, untuk apa hidup.
Mari datang kepada Tuhan Yesus, Dia mau memberi kehidupan, kehidupan yang tidak sama lagi, kehidupan yang berbeda, kehidupan yang penuh sukacita dan damai sejahtera, asal Saudara mau percaya kepada Tuhan Yesus.

Tuhan Yesus, Jalan dan Keselamatan dan Hidup

Barangsiapa percaya kepada Tuhan Yesus akan memperoleh kehidupan, Tuhan memberikan kehidupan yang sangat sempurna.
Apapun kondisi yang Saudara alami, yang menekan Saudara, percaya ada Tuhan Yesus yang akan memberikan kehidupan kepada saudara.
Karena kasih-Nya Tuhan Yesus sendiri turun ke dunia menjadi manusia, mati di kayu salib.

Dia tidak bersalah dan berdosa, tetapi Dia dihukum dan disiksa, seperti orang yang berbuat kejahatan.
Tuhan Yesus mati dan turun dalam kerajaan maut, mengambil kunci kerajaan maut, maka yang tadinya manusia binasa, maka memperoleh kehidupan yang kekal.

Mari Saudara datang kepada Tuhan Yesus, dengan percaya dan mohon ampun atas segala dosa yang menjadi pemisah antara manusia dengan Tuhan.
Tuhan Yesus membangkitkan anak janda itu dan saat ini Tuhan Yesus mau membangkitkan saudara juga.

Undanglah Tuhan Yesus masuk dalam hati dan hidup Saudara, Dia Allah yang hidup.
Dan mulai saat ini Saudara adalah anak-anak Allah dan selamat datang dalam keluarga kerajaan Allah. Mujizat terbesar telah Saudara terima.

Terimalah Mujizat-Nya

Yesaya 53:5
Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.

Jika saat ini Saudara mengalami sakit atau ada bagian tubuh tidak bisa digerakkan karena stroke, atau mungkin saat ini ada di Rumah Sakit, Tuhan Yesus akan menghampiri Saudara juga, sama seperti Tuhan Yesus menghampiri janda itu dengan kasih-Nya.

Tuhan Yesus mau mengulurkan tanganNya bagi saudara. Sambut Tuhan Yesus dan percayalah kepada-Nya.
Mari datang kepada Tuhan Yesus dan letakkan tangan pada bagian tubuh yang sakit, dengan iman percaya bahwa oleh bilur-bilur-Nya semua sakit penyakit menjadi sembuh.

Apapun sakit penyakit Saudara, sekalipun Saudara divonis dokter tidak dapat disembuhkan, percaya kepada Tuhan Yesus, oleh bilur-bilur-Nya semua sakit penyakit menjadi sembuh.

Percayalah Tuhan sanggup untuk menyembuhkan kita, tidak ada yang mustahil bagi semua orang yang percaya dan berharap kepadaNya.
Halleluya mujizat terjadi. [rs/em]

 

KPPI Online 11 September 2023: Mengalahkan Dunia dengan Percaya kepada Yesus

KPPI (Kebaktian Pujian dan Penyembuhan Ilahi) secara online kembali berlangsung pada hari Senin, 11 September 2023 melalui program Live Streaming yang dapat disaksikan melalui Facebook, YouTube dan Instagram.
Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Jul Hutabarat, diambil dari 1 Yohanes 5: 1-5.

Iman Mengalahkan Dunia

Firman Tuhan mengatakan bahwa hanya yang percaya kepada Yesus Kristus yang bisa mengalahkan dunia dan menyelesaikan masalah dunia.
Percaya kepada Tuhan Yesus adalah mengasihi Tuhan dengan segenap hati dan mau melakukan perintah-perintah-Nya.

Ketika kita memutuskan untuk percaya kepada Yesus dan hidup untuk mengasihi Tuhan, maka kita akan melihat perkara-perkara yang luar biasa.
Kita akan menyelesaikan semua permasalahan yang kita hadapi dalam kehidupan kita sehari-hari.

Tuhan Yesus datang ke muka bumi ini 2000 tahun yang lalu untuk menolong umat manusia yang sangat spesial diciptakan Tuhan.
Tuhan tidak mau manusia binasa atau permasalahan dunia menghancurkan manusia, oleh karenanya Dia datang untuk menyelamatkan kita.
Ketika kita percaya kepada Tuhan Yesus, kita akan melihat Tuhan sendiri yang akan menyelesaikan permasalahan kita.

Yesus adalah Tuhan itu sendiri, Dia mengasihi manusia.
Dia tidak pernah menolak siapa yang datang dan percaya kepada-Nya.
Siapapun yang percaya kepada Tuhan Yesus, akan menjadi orang yang berkemengan.
Ketika menghadapi sakit, Tuhan Yesus menyembuhkan dan ketika kita dibelenggu dosa, maka Tuhan melepaskan kita, sehingga kita tidak lagi diikat oleh belenggu dosa.

Yohanes 3:16
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Hari-hari ini Tuhan sedang banyak mencurahkan kasih-Nya.
Semua orang dapat datang kepada-Nya, sebab Tuhan sedang melakukan sesuatu yang luar biasa.
Ketika Tuhan Yesus tinggal di dalam manusia, ini adalah mujizat yang terbesar dalam hidup manusia.

Ketika kita memutuskan percaya kepada-Nya, Dia akan hadir dalam kehidupan kita dan damai sejahtera dari Allah akan melingkupi, sehingga dalam kehidupan kita akan mengalami banyak pertolongan dan mujizat Tuhan.

Hanya dengan iman kita kepada Tuhan Yesus Kristus, maka hidup kita akan berkemenangan. Datang dan percaya kepada-Nya sebab Dia mau menerima kita dan Dia mau mengampuni dosa kita. Tuhan mau kita kembali kepada-Nya.

Oleh Bilur-bilur Yesus, Kita Sembuh.

Yesaya 53:4-5
4. Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah.
5. Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurNya kita menjadi sembuh.

Tuhan Yesus dicambuk dan bekas luka cambukan itu disebut bilur-bilur, dan oleh bilur-bilur Yesus kita disembuhkan.
Jangan putus asa sebab Tuhan mau melepaskan kita dari belenggu dosa dan sakit penyakit.

Mari datang kepada Tuhan dan pegang bagian tubuh kita yang sakit, berdoa kepada Tuhan Yesus dan kita akan disembuhkan.
Lalu Pdt. Jul Hutabarat memimpin doa kesembuhan.
Percaya, apapun sakit penyakit kita, Tuhan Yesus sanggup menyembuhkan.
Dia Tuhan yang hidup dan berkuasa, amin. [rs/em]

KPPI Online 4 September 2023: Tuhan Memberi Kelegaan

KPPI (Kebaktian Pujian dan Penyembuhan Ilahi) secara online kembali berlangsung pada hari Senin, 4 September 2023 melalui program Live Streaming yang dapat disaksikan melalui Facebook, YouTube dan Instagram.
Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Michael Judah, diambil dari Markus 6: 30-44, Yesus memberi makan lima ribu orang.

Tuhan Yesus Memberi Makan Lima Ribu Orang

Firman Tuhan dalam Markus 6: 30-44 ini menceritakan Tuhan Yesus dan murid-murid-Nya hendak beristirahat setelah melakukan banyak hal. Namun ketika Yesus melihat ribuan orang dari berbagai kota datang, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan. Tuhan tidak pernah berkata lelah kepada kita atau berkata bahwa Ia sudah banyak melakukan ini dan itu. Atau mengatakan bahwa Ia sudah cukup menolong dan mendengarkan saudara.

Mungkin saat ini Saudara mengalami begitu banyak kesulitan dan masalah. Mungkin Saudara seperti mereka yang sudah mendengar banyak tentang Tuhan Yesus, dan berfikir mungkin Dia nabi, mungkin Dia Mesias, karena orang ini sudah melakukan banyak mujizat dan hal yang luar biasa, serta memberitakan kabar-kabar surgawi. Mungkin mereka berpikir orang ini (Tuhan Yesus) memegang suatu kunci, sesuatu yang mereka tidak paham tetapi mereka menginginkannya. Dia memberitakan hal-hal yang luar biasa kepada banyak orang.

Mungkin Saudara seperti banyak dari ribuan orang ini, yang sudah mendengar siapa Tuhan Yesus. Mungkin Saudara sudah mendengar bahwa ada seseorang yang mengasihi saudara, ada Tuhan yang mau berbelas kasihan kepada umat-Nya. Tuhan tidak akan menolak Saudara dan tidak akan menyuruh Saudara pergi jauh-jauh.

Pada hari ini Tuhan hendak berbelas kasihan kepada Saudara. Masalah atau kesusahan apapun yang Saudara punya pada hari ini, Tuhan Yesus siap untuk menolong. Tuhan tidak akan membiarkan Saudara pulang dengan tangan hampa, pulang dengan kelaparan. Tetapi Tuhan hendak membuat mujizat seperti Firman Tuhan yang kita baca di atas. Bagaimana 5000 orang lebih bisa diberi makan dengan 5 roti dan 2 ikan?

Mungkin Saudara juga berkata, bagaimana penyakit saya disembuhkan? Bagaimana depresi saya bisa lenyap dan masalah saya bisa hilang? Tuhan hendak membuat mujizat bagimu karena Dia tidak akan membiarkan engkau kelaparan atau kesusahan. Tuhan Yesus sangat mengasihi Saudara dan Saudara tidak perlu meragukan hal itu.

Tuhan Yesus Siap Menolong Saudara, Melepaskan Saudara dari Kutuk Dosa

2000 tahun yang lalu Tuhan Yesus datang ke dunia karena Dia tahu permasalahan yang kita hadapi yaitu dosa. Dosa adalah sumber segala permasalahan kita, dan itu yang membuat kita menderita. Kita selalu ingin berbuat dosa sekalipun itu menyiksa kita, dan kita terikat dengan dosa itu. Tetapi Yesus datang, Dia adalah Tuhan yang menciptakan langit dan bumi, Ia datang untuk menyelamatkan Saudara dari dosa.

Kita semua seperti ribuan orang itu, seperti domba-domba yang tidak bergembala, penuh dengan lumpur dosa. Kita mencari-cari dimanakah kebenaran itu. Tetapi di hadapan kita ada seorang raja di atas segala raja dengan kekuatan-Nya yang perkasa. Raja di atas segala raja ini tidak akan pernah membuang engkau, tidak akan mengusir engkau. Dia hendak berbuat kasih kepada engkau. Dia hendak melakukan mujizat dan sesuatu yang luar biasa bagimu.

Dia telah mengasihi engkau dan telah melakukannya 2000 tahun yang lalu ketika datang ke dunia. Dia datang ke dunia dan dipakukan di kayu salib, Dia sangat menderita. Kalau Saudara percaya kepada-Nya maka Saudara akan diselamatkan dan dimerdekakan dari segala dosa.

Matius 11:28-30
Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan.”

Inilah Tuhan yang memiliki kunci kemerdekaan, yang akan melepaskan Saudara dari segenap kutuk dosa. Tuhan hendak berbuat baik kepada saudara pada hari ini.

Yohanes 3:16
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Percaya lah kepada Tuhan Yesus, Allah yang sangat baik. Dia telah menunggu-nunggu Saudara, Dia akan membebaskan engkau. Dia akan mencabut segala beban pada pundakmu dan akan memerdekakan engkau. Jika Saudara sudah lelah dengan kehidupanSsaudara, mencari solusi ke sana-sini dan tidak mendapatkannya, inilah saatnya untuk datang dan percaya kepada Yesus.

Bagi semua yang mau percaya dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, Pdt. Michael Judah memimpin dalam doa untuk menerima Tuhan Yesus sebagai Juruselamat.

Jika saat ini Saudara merasakan kelegaan, ketahuilah bahwa Yesus yang mengangkat bebanmu. Ia adalah Allah yang baik dan di dalam nama-Nya tidak ada satupun hal yang mustahil.

Oleh Bilur-bilur-Nya Kita Menjadi Sembuh

Yesaya 53:3-5
53:3 Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kitapun dia tidak masuk hitungan. 53:4 Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah. 53:5 Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.

Yesus adalah penyembuh yang sanggup menyembuhkan segala penyakit apapun juga. Yesaya 55:3 mengatakan bahwa Ia benar-benar penuh kesengsaraan dan menderita kesakitan. Ia dicambuk untuk kita, tetapi oleh bilur-bilu-rNya kita akan disembuhkan.

Seperti Yesus melakukan mujizat dengan memberi makan 5000 orang maka Ia juga akan melakukan mujizat bagimu pada hari ini.

Mari Saudara, apapun sakit penyakitmu, Tuhan hendak melakukan mujizat bagimu. Apapun sakit penyakitmu, tidak ada yang mustahil bagi Tuhan Yesus. Tuhan Yesus sanggup menyembuhkan sakit Saudara bahkan orang matipun Ia bangkitkan. Tidak ada yang mustahil. Saudara hanya perlu beriman dan percaya kepada-Nya, maka Saudara akan melihat mujizat.

Lalu Pdt. Michael Judah memimpin dalam doa kesembuhan. Semua yang sakit harap meletakkan tangan pada bagian tubuh yang sakit, dan mengangkat satu tangan lagi untuk berdoa.

Bagi Saudara yang disembuhkan oleh Tuhan, bersukacitalah sebab itulah Tuhan kita. Ia sangat baik kepadamu, Ia sangat mengasihimu. Percayalah kepada-Nya! [em/em]