Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

KPPI Online 20 Januari 2022: Siapakah Yesus ini?

KPPI (Kebaktian Pujian dan Penyembuhan Ilahi) secara online kembali berlangsung pada hari Kamis, 20 Januari 2022 melalui program Live Streaming di Facebook, YouTube dan Instagram.

Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Ruben Ricky Ferlianto, diambil dari Matius 21:1-10 tentang Yesus dielu-elukan di Yerusalem.

Siapakah Yesus Ini, Sehingga Kehidupan-Nya Telah Dinubuatkan?

Dikatakan di dalam Firman Tuhan ini Tuhan Yesus masuk ke kota Yerusalem dan disambut dengan sangat meriah. Orang yang sangat besar jumlahnya menghamparkan pakaiannya di jalan dan orang banyak itu mengikuti Yesus, dari depan, belakang dan berseru dengan meriah “Hosana bagi Anak Daud”.

Apa akibatnya? Seperti dinyatakan dalam ayat 10, gemparlah seluruh kota Yerusalem. Sehingga orang berkata: “Siapakah orang ini?”. Lalu orang banyak itu menyahut: “inilah nabi Yesus dari Nazaret di Galilea”. Orang banyak mengenal-Nya sebagai nabi.

Di dalam ayat yang ke-2 Tuhan Yesus mengatakan pada murid-murid-Nya untuk pergi ke kampung, maka disana mereka akan menemukan keledai betina. Benar, waktu murid-murid-Nya tiba di kampung langsung bertemu dengan keledai betina.

Siapakah orang ini yang bisa mengetahui apa yang akan terjadi di depan? Jelas bukan orang biasa.

Firman Tuhan dalam Zakharia 9:9 telah menubuatkan hal ini: “Bersorak-soraklah dengan nyaring, hai puteri Sion, bersorak-sorailah, hai puteri Yerusalem! Lihat, rajamu datang kepadamu; ia adil dan jaya. Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda.”

Siapakah orang ini sehingga apa yang terjadi dalam kehidupannya dan kelahiran-Nya sudah dinubuatkan ratusan tahun sebelumnya?

Kelahiran-Nya sudah dinubuatkan dalam kitab Mikha 5:2, Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala.

Siapakah Yesus Ini, Sehingga Sanggup Melakukan Segala Mujizat?

Dalam Yohanes 3:1-2 dikatakan bahwa: adalah seorang Farisi yang bernama Nikodemus, seorang pemimpin agama Yahudi. Ia datang pada waktu malam kepada Yesus dan berkata: “Rabi, kami tahu, bahwa Engkau datang sebagai guru yang diutus Allah; sebab tidak ada seorang pun yang dapat mengadakan tanda-tanda yang Engkau adakan itu, jika Allah tidak menyertainya.”

Begitu banyak mujizat yang dilakukan Yesus, yang tidak mungkin dilakukan jika Allah tidak menyertainya.

Demikian juga ketika Yohanes Pembaptis mengirim utusan menanyakan tentang Yesus, maka seperti diceritakan pada Lukas 7:22, Yesus menjawab mereka: “Pergilah, dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu lihat dan kamu dengar: Orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik.”

Begitu banyak mujizat yang terjadi. Yesus sanggup berjalan di atas air (Markus 6:49). Angin dan danau pun taat kepada-Nya (Matius 8:27). Siapa yang bisa membuat angin dan danau taat kalau bukan penciptanya?. Yesus adalah pencipta semesta.

Yesus dapat memberi makan kepada 5000 orang laki-laki, belum termasuk perempuan dan anak-anak, hanya dengan 5 roti dan 2 ikan (Markus 6:44). Yesus juga sanggup mengubah air menjadi anggur (Markus 6:44). Hal itu dibuat Yesus di Kana di Galilea, sebagai yang pertama dari tanda-tanda-Nya dan dengan itu Ia menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya percaya kepada-Nya.

Siapakah Yesus Ini? Dia adalah Mesias, Anak Allah yang Hidup

Inilah Yesus itu. Orang banyak mengenal-Nya sebagai Nabi, tetapi murid murid-Nya yang kehidupannya lebih dekat dengan Yesus, mengetahuinya.

Hal ini dikatakan oleh Simon Petrus ketika dia ditanya oleh Yesus tentang siapa diri-Nya. Pada Matius 16:16, maka jawab Simon Petrus: “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!”  Jadi, murid murid mengenal-Nya, Ia adalah Mesias, Anak Allah yang hidup. Yesus adalah Juruselamat, Anak Allah.

Ia adalah Allah yang menjelma menjadi manusia, dikandung dari Roh Kudus (Matius 1:20), Allah Bapa sendiri yang menjadi Bapa-Nya.

Demi menebus dosa manusia, Yesus menyerahkan diri-Nya dengan sukarela untuk disalib dan mati di kayu salib. Namun pada hari yang ketiga Dia bangkit dari maut. Yesus yang bangkit itu menampakkan diri kepada lebih dari 500 orang (1 Korintus 15:6). Kebangkitan Yesus bukan hanya disaksikan oleh kubur kosong, Yesus benar-benar bangkit.

Yesus yang bangkit dari kematian ini lalu terangkat naik ke Sorga disaksikan juga oleh murid-murid-Nya. Hal ini bisa kita baca dari Lukas 24:51 yang mengatakan: “Dan ketika Ia sedang memberkati mereka, Ia berpisah dari mereka dan terangkat ke sorga.”

Jadi Yesus naik ke sorga itu ada buktinya karena murid-murid-Nya menyaksikannya. Yesus jelas bukan orang biasa, bukan nabi biasa, tetapi Yesus adalah Tuhan sendiri.

Kalau saudara sedang mencari kebenaran tentang siapakah Yesus, ketahuilah, Yesus adalah Tuhan itu sendiri. Percaya lah pada Yesus, Dialah Tuhan yang benar. Yesuslah Juruslamat. Yesus itulah jalan dan kebenaran dan hidup.

Segala Penyakit Kita Ditanggung-Nya

Yesaya 53:3-5,

53:3 Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kita pun dia tidak masuk hitungan. 53:4 Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah. 53:5 Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.

Inilah alasannya kenapa Dia mati, yaitu untuk menanggung semua dosa kita. Karena sesungguhnya kesengsaraan kita yang dipikul-Nya. Dia mati, tertikam oleh karena dosa-dosa kita. Dia diremukkan karena kejahatan kita. Ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepada-Nya dan oleh bilur bilur-Nya kita menjadi sembuh.

Yesus tahu akan kebutuhan saudara. Yesus mau menghibur saudara, mau menolong saudara. Dia mau mati karena Dia mengasihi saudara semua. Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal (Yohanes 3:16).

Kemudian Pdt. Ruben Ricky Ferlianto mengajak setiap yang mau percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat, untuk berdoa sesuai tuntunan yaitu dengan mengucapkannya dengan suara yang kuat dan hati yang percaya.

Lalu dikatakan bahwa sesuai Firman Tuhan dalam Yohanes 1:12, semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;

Bagi saudara yang sakit, Tuhan Yesus rela menderita akibat siksaan cambukan yang begitu luar biasa, adalah karena Ia menanggung segala sakit penyakit kita. Oleh bilur-bilur-Nya kita menjadi sembuh.

Malam hari ini adalah malam mujizat asal saudara percaya. Apakah saudara sakit kanker, sakit syaraf kejepit, atau sakit penyakit apapun juga, tumpangkan tangan pada bagian tubuh saudara yang sakit.

Ambil langkah iman, maka kuasa kesembuhan akan bekerja bagi saudara pada malam hari ini. Percaya saja. [em/em]


Hubungi Kami via Whatsapp