{"id":15939,"date":"2021-09-26T08:20:04","date_gmt":"2021-09-26T08:20:04","guid":{"rendered":"https:\/\/kppi.or.id\/?p=15939"},"modified":"2021-11-15T07:40:46","modified_gmt":"2021-11-15T07:40:46","slug":"lebrina-kain-lette-sembuh-dari-covid-19-dalam-pelayanan-doa-kesembuhan-online-pada-2-agustus-2021","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kppi.or.id\/?p=15939","title":{"rendered":"Lebrina Kain Lette : Sembuh dari Covid 19 dalam pelayanan doa kesembuhan online pada 2 Agustus 2021."},"content":{"rendered":"\r\n<p>Pada 21 Juli 2021, dia batuk dan pilek. Setiap hari, dia batuk \u2013 batuk yang menyebabkan dia mengalami sesak napas dan dadanya terasa sakit. Selain itu, dia demam tinggi dengan suhu tubuh rata &#8211; rata 39 derajat Celcius yang membuat dia menggigil. Selama 2 hari, dia minum obat Paracetamol untuk menurunkan demam dan Asam Mefenamat. Tapi, kondisinya makin buruk. Tubuhnya makin lemah, lambungnya terasa sakit dan mual sehingga dia hanya bisa makan bubur.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Pada 26 Juli 2021, dia periksa SWAB di Puskesmas. \u00a0Hasil pemeriksaan menunjukkan dia \u00a0positif Covid 19. Pada hari itu juga, dia dirujuk ke sebuah rumah sakit  di Kupang untuk menjalani rawat inap.\u00a0Suaminya menemani dia selama dia dirawat di rumah sakit.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Di rumah sakit, saturasi oksigennya dibawah normal, yaitu 91 &#8211; 93. Dia diinfus dan dibantu dengan tabung oksigen. Selama dirawat dirumah sakit, dia ditemani oleh suaminya yang selalu menolongnya dalam segala hal karena kondisi tubuhnya sangat lemah. Suaminya juga yang menyuapi makanan.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Pada 2 Agustus 2021, suaminya mengajukan permohonan doa ke FB KPPI Yesus Penyembuh. Tim doa segera menghubunginya dan langsung mendoakannya. Saat didoakan, dia merasakan jamahan Tuhan. Setelah didoakan, dia sudah dapat bernapas dengan lega dan tidak demam lagi. Saturasi oksigen sudah diatas normal, yaitu 96 &#8211; 97.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Pada 5 Agustus 2021, dokter yang memeriksanya sangat terkejut melihat kondisinya yang sudah sangat baik. Dia terlihat lebih segar, sudah bisa tersenyum gembira, sudah dapat duduk dan berbicara dengan lancar. Dokter menyatakan bahwa dia sudah melewati masa kritis dan dia sudah mendapat mujizat dari Tuhan. Dokter mengacungkan 2 jempol kepada dia. Dia sudah bisa lepas infus dan oksigen.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Pada 7 Agustus 2021, dia sudah diizinkan pulang ke rumah.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Puji Tuhan ! Tuhan Yesus menyembuhkannya dari sakit Covid 19. Dia bersyukur kepada Tuhan, karena Tuhan Yesus baik dan menjadi tempat perlindungan bagi orang yang berharap kepadaNya.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p><em>Ia sendiri telah memikul dosa kita didalam tubuhNya di kayu salib. supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilurNya kamu telah sembuh<\/em> (I Petrus 2 : 24)<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<figure class=\"wp-block-embed-youtube wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\r\n<iframe title=\"Lebrina Kain Lette : Sembuh dari Covid 19\/Healed from Covid 19 (English Subtitle)\" width=\"840\" height=\"473\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/EqnDbt3TIcQ?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture\" allowfullscreen><\/iframe>\r\n<\/div><\/figure>\r\n\r\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada 21 Juli 2021, dia batuk dan pilek. Setiap hari, dia batuk \u2013 batuk yang menyebabkan dia mengalami sesak napas dan dadanya terasa sakit. Selain itu, dia demam tinggi dengan suhu tubuh rata &#8211; rata 39 derajat Celcius yang membuat dia menggigil. Selama 2 hari, dia minum obat Paracetamol untuk menurunkan demam dan Asam Mefenamat. &hellip; <a href=\"https:\/\/kppi.or.id\/?p=15939\" class=\"more-link\">Continue reading<span class=\"screen-reader-text\"> &#8220;Lebrina Kain Lette : Sembuh dari Covid 19 dalam pelayanan doa kesembuhan online pada 2 Agustus 2021.&#8221;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":15940,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,6],"tags":[],"class_list":["post-15939","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bali-nusatenggara","category-kesaksian-kesembuhan-2"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kppi.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15939","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kppi.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kppi.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kppi.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kppi.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=15939"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/kppi.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15939\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15970,"href":"https:\/\/kppi.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15939\/revisions\/15970"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kppi.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/15940"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kppi.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=15939"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kppi.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=15939"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kppi.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=15939"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}