KPPI (Kebaktian Pujian Penyembuhan Ilahi) secara online kembali berlangsung pada hari Senin, 4 Juni 2020 melalui program Live Streaming di Facebook dan You Tube.
Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Jacob B. Sumbayak diambil dari Lukas 4:31-37 tentang Yesus membebaskan orang yang kerasukan setan. Dilanjutkan dengan Lukas 4: 38-41 tentang Yesus menyembuhkan ibu mertua Simon Petrus dan orang-orang lain.
Yesus Membebaskan Orang yang Kerasukan Setan
Pada hari Sabat, hari dimana orang Yahudi berkumpul di rumah Ibadat untuk mendengarkan Firman Tuhan, Yesus mengajar di Sinagoge. Dalam ayat 32 dikatakan bahwa ciri khas Yesus ketika mengajar adalah perkataanNya penuh dengan kuasa.
Ayat 33-34, Di dalam rumah ibadat itu ada seorang yang kerasukan setan dan ia berteriak dengan suara keras, “Hai Engkau, Yesus orang Nazaret, apa urusan-Mu dengan kami? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah. “
Rupanya di antara jemaat yang hadir dalam rumah ibadat itu, ada yang memiliki satu roh jahat di dalam dirinya. Bisa jadi pada waktu dia masuk biasa saja, tetapi karena Yesus mengajar dengan penuh kuasa dari Tuhan, maka salah satu orang yang memang punya roh jahat ini, tiba-tiba berteriak dengan suara sangat keras.
Bukan suara keras yang menyakiti orang yang dirasuk, tetapi suara keras karena setan-setan itu sangat ketakutan. Mengapa? Karena mereka melihat ada Yesus dan mereka mengenal Yesus adalah Anak Allah yang Kudus. Setan sangat takut berhadapan dengan Yesus, karena mereka tahu ini Anak Allah yang punya otoritas menyiksa mereka. Mereka tidak hanya takut diusir dari tubuh orang tersebut, tetapi sangat takut kalau hari itu adalah tiba waktunya mereka dibinasakan.
Seperti waktu Tuhan Yesus mengusir setan di Gerasa, dalam Matius 8 :29, Firman Tuhan berkata, “Dan mereka itupun berteriak, katanya, “Apa urusan-Mu dengan kami, hai Anak Allah? Adakah Engkau ke mari untuk menyiksa kami sebelum waktunya?”
Hampir sama dengan perkataan di atas, setan-setan tahu ini adalah Allah yang punya hak untuk menghukum mereka. Suatu saat mereka akan dijebloskan masuk ke dalam lautan api untuk selama-lamanya. Karena itu setan sangat ngeri, takut sekali kalau waktu itu tiba.
Tetapi Yesus menghardiknya, kata-Nya: “Diam, keluarlah dari padanya!” Dan setan itupun menghempaskan orang itu ke tengah-tengah orang banyak, lalu keluar dari padanya dan sama sekali tidak menyakitinya.
Yesus tidak pernah kompromi, tidak pernah bertanya apa kehendak setan. Ia langsung menghardik dan menengking setan-setan itu tanpa memenuhi permintaannya. Dan setan itu semua takut pada Yesus.
Dan semua orang takjub, lalu berkata seorang kepada yang lain, katanya: “Alangkah hebatnya perkataan ini! Sebab dengan penuh wibawa dan kuasa Ia memberi perintah kepada roh-roh jahat dan merekapun keluar.”
Orang-orang takjub pada kuasa Yesus yang memerintahkan roh-roh jahat keluar, dan roh-roh jahat itupun keluar. Manusia sangat takut pada roh-roh jahat atau setan, sampai terkadang demi aman mau kompromi memenuhi permintaan setan. Padahal kalau bertemu dengan Yesus, setan-setan itu begitu ketakutan dan ngeri, karena tahu suatu saat akan disiksa oleh Anak Allah ini dan dihukum dalam lautan api yang kekal.
Kemudian tersebarlah berita tentang Dia ke mana-mana di daerah itu. Memang itu adalah berita yang sangat luar biasa. Dan sampai saat inipun berita itu sangat luar biasa, bahwa Yesus dapat membebaskan manusia dari ikatan setan. Jadi kalau selama ini saudara merasa terikat dalam kuasa kegelapan, percayalah saudara, Yesus mampu melepaskan saudara.
Yesus Menyembuhkan Berbagai Macam Sakit Penyakit
Selanjutnya, Yesus pergi ke rumah Simon. Adapun ibu mertua Simon demam keras, kalau menggunakan ukuran saat ini mungkin sekitar 40 derajat. Maka mereka meminta kepada Yesus supaya menolong dia.
Bisa dibayangkan andaikan Saudara sakit demam panas 40 derajat, pasti lemah dan gemetar. Lalu Yesus berdiri di sebelah saudara, menghardik demam itu, dan saudara langsung normal seketika. Hal yang sangat luar biasa. Sampai hari inipun kalau kita minum obat penurun panas, perlu waktu untuk membuat suhu kembali normal.
Tetapi ketika Yesus menghardik demam pada tubuh Ibu mertua Simon, seketika demam itu hilang. Dari mana kita tahu bahwa demamnya langsung hilang? Karena dituliskan bahwa ibu mertua Simon langsung bangun dan melayani Yesus beserta murid-murid-Nya.
Lalu ketika matahari terbenam semua orang membawa orang sakit dengan bermacam-macam penyakit. Yesus meletakkan tangan atas mereka dan menyembuhkan mereka. Juga keluarlah setan-setan dari orang-orang yang sakit itu, karena setan-setan itu kenal Yesus adalah Mesias, Anak Allah yang berkuasa. Jadi mereka sangat takut dan pergi.
Saudara, kalau kita percaya pada Yesus, dan kita mengandalkan Yesus sebagai penolong kita, jangan takut. Tidak ada kuasa kegelapan yang dapat merasuki saudara. Kalaupun saudara memang terikat kuasa kegelapan, tetapi mau percaya pada Yesus, saudara akan dibebaskan.
Yesus sanggup melepaskan kita dari kuasa apapun. Ia sangat berkuasa, tetapi mau lahir menjadi manusia, mati di kayu salib, demi untuk mengampuni dosa kita.
Mari percaya kepadaNya. Jika Saudara punya masalah dalam keluarga atau masalah apapun dalam kehidupan saudara, atau saudara mengalami sakit-penyakit, ketahuilah Yesus sanggup menolong dan menyembuhkan saudara. Karena Dia Anak Allah dan oleh bilur-bilur-Nya kita menjadi sembuh.
Ingatlah bahwa Yesus menyembuhkan semua orang sakit yang dibawa kepadanya. Percayalah pada Yesus, maka saudara juga akan menerima kesembuhan. Yang diperlukan hanyalah iman Saudara.[EM/EM]